YOGYAKARTA, KUNINGANID — Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjenguk tiga warga Kabupaten Kuningan yang menjadi korban kebakaran Warung Makan Mi Instan (Warmindo) di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). Kunjungan tersebut bertujuan memastikan penanganan medis para korban berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Dian hadir didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Tatiek Ratna Mustika. Ketiga korban yang dirawat intensif yakni Deden Deni (31) asal Garawangi yang mengalami luka bakar 80 persen, Muhammad Ilham Kholid Ramdoni (19) asal Sindangagung, dan Fairuz Qolbi (27) asal Maleber.
Baca juga: Nekat Nyalip di Tikungan Kertawirama, Pengendara Motor Terpental Usai Tabrak Mobil
Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama BAZNAS menyalurkan bantuan langsung serta pendampingan psikososial bagi keluarga pasien. Bupati Dian menegaskan bahwa pemkab memiliki kewajiban moral melindungi warganya yang tertimpa musibah meski sedang berada di perantauan.
”Kehadiran kami bersama Kadinsos di RSUP Dr. Sardjito untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal. Kami juga menyerahkan bantuan BAZNAS untuk meringankan beban keluarga selama masa perawatan,” ujar Bupati Dian Rachmat Yanuar.

Atas insiden ini, Bupati Dian mengimbau masyarakat maupun pengusaha kuliner untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penggunaan tabung gas. Pemilik usaha diimbau rutin mengecek kelayakan regulator guna mencegah potensi kebocoran gas yang membahayakan keselamatan kerja.
Apresiasi atas kunjungan tersebut disampaikan oleh Ketua Paguyuban Pengusaha Warga Kuningan (PPWK) Jogja, Andi Waruga. Pihaknya menilai perhatian Pemkab Kuningan sangat berarti bagi moral para pelaku UMKM asal Kuningan yang mengadu nasib di luar daerah.
Berdasarkan laporan, kebakaran Warmindo Sumber Rejeki 07 di Mlati, Sleman, tersebut terjadi pada Senin (28/9/2026). Ledakan diduga terpicu oleh akumulasi kebocoran gas LPG di area dapur saat para pegawai tengah menyiapkan masakan.(ale)






