Tag: Polda Jabar

  • Kunjungi Polres Kuningan, Kapolda Jabar Gaungkan Semangat Bersama Lawan Begal

    Kunjungi Polres Kuningan, Kapolda Jabar Gaungkan Semangat Bersama Lawan Begal

    KUNINGAN – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi aksi kejahatan, termasuk begal. Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas kepolisian.

     

    Pernyataan tersebut disampaikan Pipit saat berkunjung ke Mapolres Kuningan, Selasa (11/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama mendampingi langsung Kapolda Jabar.

     

    Baca jugaTerancam Sanksi Disiplin Berat, ASN Kuningan Terindikasi Judi Online Bakal Diverifikasi

     

    Pipit menjelaskan bahwa berbagai aksi kriminalitas di Jawa Barat tidak muncul begitu saja. Oleh karena itu, penanganan tindak kejahatan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak.

     

    “Setiap kejadian kejahatan itu tidak berdiri sendiri, pasti ada faktor-faktor pemicu yang lain,” kata Pipit.

     

    Salah satu hal yang menjadi perhatian utama Kapolda adalah maraknya keterlibatan remaja dalam aksi kejahatan. Bahkan, beberapa pelaku kriminal tepergok masih berstatus sebagai pelajar aktif.

     

    Melihat fenomena ini, Pipit meminta peran aktif orang tua dan pihak sekolah. Sebab, pengawasan ketat terhadap anak dapat mencegah mereka terjerumus ke dunia kriminal.

     

    Baca juga: Motif Kesal, Terduga Anak Kandung Habisi Ibu di Wanasaraya

     

    Selain faktor keluarga, Pipit menilai persoalan keamanan berkaitan erat dengan kondisi ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pembukaan lapangan kerja dan penekanan angka pengangguran oleh pemerintah turut membantu menjaga kondusivitas wilayah.

     

    Sejalan dengan hal itu, Polda Jabar mengusung tagline baru bertajuk JAWARA. Melalui semangat tersebut, kepolisian bersama pemerintah dan masyarakat siap berkomitmen merawat keamanan Jawa Barat.(ale)

  • AKBP Muhammad Ali Akbar Resmi Serahkan Jabatan Kapolres Kuningan kepada AKBP Bellen Anggara Pratama

    AKBP Muhammad Ali Akbar Resmi Serahkan Jabatan Kapolres Kuningan kepada AKBP Bellen Anggara Pratama

    KUNINGAN – Tongkat estafet kepemimpinan di Polres Kuningan resmi berganti pada Selasa (28/7/2026). Pucuk pimpinan kepolisian resor tersebut kini beralih dari AKBP Muhammad Ali Akbar kepada AKBP Bellen Anggara Pratama.

    ​Pergantian ini merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1341/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026. Melalui surat telegram tersebut, AKBP Muhammad Ali Akbar mendapat promosi jabatan baru sebagai Kapolres Brebes di Polda Jawa Tengah.

    Baca juga: Sasar Target Indonesia Emas 2045, 10 Kepala Daerah di Perbatasan Jabar-Jateng Bersatu di Jakarta

    ​Sementara itu, AKBP Bellen Anggara Pratama resmi mengemban jabatan Kapolres Kuningan. Perwira menengah tersebut sebelumnya menjabat sebagai Koorspripim di Polda Sumatera Utara.

    ​Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Pipit Rismanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama dan Kapolres jajaran. Agenda resmi ini berlangsung di Aula Ditlantas Polda Jabar pada Selasa (28/7/2026).

    ​Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian penting dari proses pembinaan di lingkungan Polri. Oleh karena itu, dinamika ini mutlak diperlukan demi penyegaran organisasi.

    ​”Serah terima jabatan merupakan bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat,” ujar Pipit Rismanto sebagaimana dikutip dari Humas Polda Jabar, Selasa (28/7/2026).

    ​Selain itu, setelah melantik pejabat baru Pipit juga berharap agar dapat segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru. Dengan demikian, mereka bisa langsung melanjutkan program kerja yang telah berjalan di wilayah masing-masing.

    ​Mantan wartawan tersebut menambahkan bahwa penguatan kehadiran Polri yang Presisi harus terus ditingkatkan. Kehadiran personel kepolisian di lapangan sangat krusial dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada warga.

    ​Melalui pergantian kepemimpinan ini, Polres Kuningan semoga dapat terus meningkatkan performa kinerja di lapangan. Selanjutnya, korps korps bayangkara daerah ini di tuntut konsisten menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara profesional.

  • KDM Sayembarakan Rp5 Juta hingga Rp50 Juta bagi Warga yang Lumpuhkan Begal di Jabar

    KDM Sayembarakan Rp5 Juta hingga Rp50 Juta bagi Warga yang Lumpuhkan Begal di Jabar

    BANDUNG, KUNINGANID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal, jambret, copet, dan kejahatan jalanan lainnya. KDM menyampaikan ajakan tersebut melalui video di akun TikTok pribadinya pada unggahan Rabu (22/7/2026).

    Dalam video tersebut, Dedi mengatakan Pemerintah Prov. Jawa Barat terus berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan akan memperkuat koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi berbagai tindak kejahatan.

    Baca juga: Satpol PP Segel Bangunan Usaha di Bundaran Cijoho Kuningan, Ini Penyebabnya

    Selain itu, Dedi meminta aparat meningkatkan patroli malam hari. Menurutnya, mobil patroli harus tetap siaga dengan lampu rotator menyala. Ia juga meminta personel Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran bersiaga di sejumlah titik strategis.

    Di sisi lain, Dedi mengajak masyarakat kembali mengaktifkan ronda atau siskamling. Ia menilai semangat gotong royong menjadi salah satu cara menjaga keamanan lingkungan.

    “Warga bersiskamling, menjaga diri, dan dijaga diri. Ini adalah prinsip dasar kita hidup bergotong royong,” kata Dedi dalam video tersebut.

    Tak hanya itu, Dedi juga mengumumkan sayembara bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti maling, copet, jambret, begal, hingga perampok.

    Menurutnya, pemerintah menyiapkan hadiah mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang mampu melumpuhkan pelaku dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup.

    “Saya memberikan sayembara pada seluruh warga Jabar yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, rampok. Kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta bagi yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya kepada kepolisian dalam keadaan hidup,” ujarnya.

    Baca juga: Motor Nmax Tabrak Truk di Jalan Siliwangi Kuningan, Pengendara Alami Luka Berat

    Menutup pesannya, Dedi mengajak seluruh masyarakat tetap waspada dan tidak takut menghadapi aksi kriminalitas.

    “Mari kita bersama waspada, berani, kita lawan berbagai aksi kejahatan di Jawa Barat,” tutupnya.

  • Polda Jabar: Warga Boleh Melawan Begal Asal Dilakukan Secara Terukur

    Polda Jabar: Warga Boleh Melawan Begal Asal Dilakukan Secara Terukur

    BANDUNG, KUNINGANID – Polda Jawa Barat menyatakan masyarakat berhak melakukan pembelaan diri saat menghadapi pelaku begal. Namun, tindakan tersebut harus memperhatikan aspek proporsional dan tidak berlebihan.

    Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengatakan kebijakan itu sejalan dengan arahan Kapolda Jawa Barat untuk memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan jalanan.

    Baca juga: Maling Motor di Kuningan Tertangkap Warga Usai Tabrak Korban Saat Kabur

    “Upaya pertama adalah perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur. Ini tidak hanya kepada polisi, kepada masyarakat pun boleh, dengan catatan dilakukan secara tegas dan terukur,” ujar Hendra, Rabu (22/7/2026).

    Selain mengingatkan masyarakat tentang hak membela diri, Polda Jabar terus meningkatkan upaya pencegahan kejahatan jalanan.

    Sepanjang Juli 2026, kepolisian berhasil mengungkap 24 kasus begal dan kejahatan jalanan, termasuk 19 kasus yang sebelumnya viral di media sosial.

    Menurut Hendra, unggahan masyarakat di media sosial membantu polisi mengidentifikasi lokasi kejadian sekaligus mempercepat proses penyelidikan terhadap pelaku.

    Untuk menekan angka kriminalitas, Polda Jawa Barat juga memperkuat patroli rutin, terutama pada malam hingga dini hari. Polisi menambah personel di sejumlah titik rawan guna mencegah aksi begal dan kejahatan jalanan lainnya.

    Baca juga: Polisi Benarkan Dugaan Oknum Kadus Cisantana Terlibat Narkoba, Penyelidikan Berlanjut

    Hendra menegaskan, kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku yang mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat.

    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyoroti maraknya aksi begal dan kejahatan jalanan di wilayah Bandung Raya.

    Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat pengamanan di kawasan yang dinilai rawan tindak kriminal.

    “Terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menyuarakan kondisi keamanan di wilayah Bandung Raya karena munculnya aksi begal dan kejahatan kriminal lainnya,” kata Dedi dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

    Ia berharap langkah pengamanan yang dapat mengembalikan rasa aman masyarakat saat beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari.

  • Tim Identifikasi Polres Kuningan Raih Juara 3 Lomba Olah TKP Tingkat Polda Jabar 2026

    Tim Identifikasi Polres Kuningan Raih Juara 3 Lomba Olah TKP Tingkat Polda Jabar 2026

    BANDUNG – Tim Identifikasi Satreskrim Polres Kuningan kembali mengharumkan nama institusi dengan meraih Juara 3 dalam Lomba Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tingkat Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat 2026.

    Polda Jawa Barat menggelar kompetisi tersebut selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juni 2026. Seluruh tim identifikasi dari Polres se-Jawa Barat mengikuti perlombaan yang menguji kemampuan teknis dan profesionalisme personel di bidang identifikasi.

    Tim Identifikasi Polres Kuningan mengikuti lomba di bawah pembinaan Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Abdul Azis, S.H., C.PHR. Sementara itu, IPTU Wiyogi, S.E., memimpin tim di lapangan sebagai Kanit Identifikasi Satreskrim Polres Kuningan.

    Tim tersebut diperkuat AIPTU Nana Kusmana, S.Kom., AIPTU Rudi Hendriana, S.E., BRIGPOL Andung Bagus Wahyudi, S.E., serta BRIPTU Fajar Sugeng Riyadi.

    Dalam perlombaan itu, dewan juri menguji kemampuan setiap peserta melalui berbagai tahapan olah TKP. Penilaian meliputi prosedur pengamanan lokasi kejadian, ketelitian mencari barang bukti, dokumentasi secara sistematis, hingga kecepatan menyusun laporan hasil olah TKP.

    Keberhasilan meraih posisi ketiga menjadi bukti kemampuan dan profesionalisme Tim Identifikasi Polres Kuningan dalam menjalankan tugas di lapangan.

    Kapolres Kuningan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi itu mencerminkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki Polres Kuningan, khususnya di bawah pembinaan Satreskrim.

    “Prestasi ini adalah bukti konkret bahwa personel Identifikasi Polres Kuningan memiliki kompetensi yang mumpuni. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam pengungkapan perkara demi tegaknya hukum bagi masyarakat,” ujar Kapolres Kuningan.

    Ia berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Kuningan untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

  • Kapolsek Cidahu Tinjau Lahan Jagung, Tegaskan Dukungan Polri untuk Swasembada Pangan Nasional

    Kapolsek Cidahu Tinjau Lahan Jagung, Tegaskan Dukungan Polri untuk Swasembada Pangan Nasional

    KUNINGANid – Dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Kapolsek Cidahu, AKP Amdan Saleh, yang meninjau langsung lahan pertanian jagung di wilayah Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Rabu (17/6/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, AKP Amdan Saleh didampingi Kasat Reserse Narkoba Polres Kuningan, AKP Jojo, untuk melihat perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional berjalan dengan baik di tingkat masyarakat.

    Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Selain memantau kondisi tanaman, jajaran kepolisian juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi dan mengetahui berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.

    Kapolsek Cidahu AKP Amdan Saleh mengatakan, keberhasilan program swasembada pangan membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat kepolisian.

    “Polri siap mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui penguatan sektor pertanian yang menjadi fondasi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

    Dalam dialog bersama petani, sejumlah persoalan yang dibahas antara lain kondisi lahan, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga upaya meningkatkan hasil panen jagung. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung produktivitas pertanian.

    Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polres Kuningan AKP Jojo menegaskan bahwa program ketahanan pangan merupakan agenda strategis yang membutuhkan dukungan bersama. Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan dari berbagai pihak.

    Melalui kegiatan pengecekan lahan jagung tersebut, Polsek Cidahu bersama Polres Kuningan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan.(ale)

  • Wakapolres Kuningan Resmi Berganti, Ini Pesan Kapolres

    Wakapolres Kuningan Resmi Berganti, Ini Pesan Kapolres

    KUNINGANid – Rotasi jabatan kembali terjadi di lingkungan Polres Kuningan, Polda Jawa Barat. Jabatan Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kuningan kini resmi diemban oleh Kompol Eryda Kusumah, S.I.K., M.H., CPHR, menggantikan Kompol Deny Rahmanto, S.S., S.I.K., M.M.

    Kompol Deny Rahmanto selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Wakapolres Garut, sementara Kompol Eryda sebelumnya menjabat sebagai KASIAGA 1 Bagdalops Roops Polda Jawa Barat.

    Kapolres Kuningan, AKBP Muhamad Ali Akbar, menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian penting dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran serta peningkatan kinerja.

    “Rotasi jabatan ini adalah hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bentuk pembinaan karier dan peningkatan profesionalisme anggota,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas di Polres Kuningan.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kompol Deny Rahmanto atas pengabdian dan kontribusinya selama menjabat Wakapolres Kuningan,” tambahnya.

    Baca juga: Kompol Eryda Kusumah Resmi Jadi Waka Polres Kuningan, Ini Perjalanannya

    Kepada pejabat baru, Kapolres memberikan sejumlah arahan strategis, terutama terkait pentingnya adaptasi cepat dan penguatan sinergi internal.

    “Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah. Bangun komunikasi yang baik serta soliditas dengan seluruh personel,” tegasnya.

    Selain itu, Kapolres juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis dan responsif sebagai wajah Polri di tengah masyarakat.

    “Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan responsif,” ungkapnya.

    Baca juga: Kompol Eryda Kusumah Resmi Jadi Waka Polres Kuningan, Ini Perjalanannya

    Lebih lanjut, AKBP Muhamad Ali Akbar mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa menjaga integritas dan menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng institusi.

    “Integritas adalah hal utama. Jaga kepercayaan masyarakat dengan kinerja nyata dan disiplin dalam bertugas,” pungkasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kuningan juga mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat lainnya, yakni IPTU Trisno Pambudi, S.E sebagai Kapolsek Cibingbin menggantikan AKP Afriando yang memasuki masa purna tugas, serta IPTU Dahroji yang kini mengemban amanah sebagai Kasiwas Polres Kuningan.

    Pergantian ini diharapkan membawa semangat baru dalam meningkatkan kinerja kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kuningan.(ale)

  • Kompol Eryda Kusumah Resmi Jadi Waka Polres Kuningan, Ini Perjalanannya

    Kompol Eryda Kusumah Resmi Jadi Waka Polres Kuningan, Ini Perjalanannya

    KUNINGANid – Kompol Eryda Kusumah, C.P.H.R., S.I.K., M.H., resmi menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Kuningan, Polda Jawa Barat, menggantikan Kompol Deni Rahmanto yang menduduki jabatan baru sebagai Wakapolres Garit. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di lapangan upacara Mapolres Kuningan pada Sabtu (2/5/2026).

    Kompol Eryda Kusumah merupakan perwira menengah Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012. Lahir di Bandar Lampung pada 31 Agustus 1989, ia dikenal memiliki rekam jejak karier yang solid dan beragam pengalaman penugasan di berbagai wilayah.

    Kariernya dimulai sebagai Perwira Pertama di Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2013 hingga 2018. Selanjutnya, ia bertugas di Polda Jawa Barat dan dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis.

    Baca juga: Iuran Taspen Guru PPPK Kuningan Bermasalah, Disdikbud Terapkan Sistem Payroll Mulai Juni

    Pada 2020, ia menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Sumedang, kemudian Kasat Lantas Polres Purwakarta pada 2022, serta Kasat Lantas Polres Sukabumi Kota pada 2023. Di tahun yang sama, ia juga mendapat penugasan di Polda Kalimantan Utara hingga 2025.

    Setelah kembali ke Polda Jawa Barat, Kompol Eryda mengemban jabatan sebagai KASIAGA 1 Bagdalops Roops Polda Jabar sebelum akhirnya dipercaya menjabat sebagai Waka Polres Kuningan.

    Atas dedikasi dan pengabdiannya, ia dianugerahi tanda kehormatan Satyalancana Pengabdian 8 Tahun. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan penguasaan beberapa bahasa, di antaranya bahasa Inggris, Mandarin, serta bahasa daerah Sunda, Jawa, dan Palembang.

    Baca juga: Dilantik di Kaki Ciremai, Pejabat Kuningan Ditantang Hadirkan Solusi Nyata

    Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, kehadiran Kompol Eryda Kusumah diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja Polres Kuningan dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.(ale)

  • Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan Diserbu Warga Jelang Lebaran

    Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan Diserbu Warga Jelang Lebaran

    KUNINGANid – Menyambut bulan Ramadan dan mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Kuningan bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (3/3/2026).

    Langkah ini dilakukan sebagai bentuk intervensi pasar guna menjaga kestabilan harga bahan pokok yang kerap mengalami kenaikan signifikan menjelang Lebaran.

    Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean pembeli yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

    Panitia menyediakan total 6,5 ton bahan pangan yang terdiri dari sembilan komoditas utama. Tingginya minat warga membuat persediaan diperkirakan habis dalam waktu kurang dari dua jam.

    Salah satu warga, Wiwin (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

    “Alhamdulillah harganya jauh lebih murah dari pasar. Saya beli beras, minyak dan telur untuk kebutuhan di rumah,” ujarnya.

    Satlantas Polres Kuningan Tebar Takjil Gratis di Jalan Siliwangi, Ratusan Paket Ludes dalam Hitungan Menit

    Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga wajar.

    Menurutnya, momentum Ramadan dan Idulfitri kerap memicu kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan. Karena itu, pemerintah daerah hadir untuk menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

    “Ini bagian dari ikhtiar kita agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terlalu terbebani,” ujarnya.

    Kapolres Kuningan, Muhamad Ali Akbar, menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program serentak di wilayah Polda Jawa Barat.

    Ia menegaskan, selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi praktik penimbunan barang dan spekulasi harga.

    “Kami ingin memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menimbun barang,” tegasnya.

    Kapolres juga mengapresiasi semangat para ibu rumah tangga yang rela mengantre demi memenuhi kebutuhan keluarga.

    Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga kompetitif, di antaranya:

    • Beras: Rp12.000/kg
    • Minyak goreng: Rp15.500/liter
    • Daging sapi: Rp120.000/kg
    • Daging ayam: Rp36.000/ekor
    • Telur ayam: Rp29.000/kg
    • Cabai: Rp28.000/kg
    • Bawang merah/putih: Rp38.000/kg
    • Gula pasir: Rp15.500/kg
    • Tepung terigu: Rp8.000/kg

    Selisih harga yang cukup signifikan dibanding harga pasar membuat program ini dinilai efektif meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

    Pemkab dan Polres Kuningan berencana memperluas kegiatan serupa ke wilayah desa lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.

    Dengan kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.(ale)

  • Pergantian Kasat Lantas Polres Kuningan, Ini Penggantinya

    Pergantian Kasat Lantas Polres Kuningan, Ini Penggantinya

    KUNINGAN – Jabatan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kuningan resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin langsung Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar di Mapolres Kuningan, Kamis (5/2/2026).

    Dalam upacara tersebut, jabatan Kasat Lantas Polres Kuningan diserahterimakan dari AKP Pandu Renata Surya kepada AKP Aktuin Moniharapon. Pergantian jabatan ini berdasarkan Surat Telegram Kapolda Jawa Barat tentang mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polda Jabar.

    AKP Pandu Renata Surya selanjutnya dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kasat Lantas Polres Majalengka, Polda Jawa Barat. Sementara AKP Aktuin Moniharapon yang sebelumnya menjabat sebagai Paur Sismin Subdit Regident Ditlantas Polda Jabar, kini resmi mengemban tugas sebagai Kasat Lantas Polres Kuningan.

    Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier serta penguatan kinerja institusi.

    “Serah terima jabatan ini merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk penyegaran dan peningkatan kinerja. Saya berharap pejabat baru dapat segera beradaptasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang lalu lintas,” ujar Kapolres.

    Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada AKP Pandu Renata Surya atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Kuningan.

    “Terima kasih atas loyalitas, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas di Polres Kuningan. Semoga sukses dan amanah di tempat tugas yang baru,” tambahnya.

    Kepada AKP Aktuin Moniharapon, Kapolres berpesan agar melanjutkan program-program yang telah berjalan serta terus meningkatkan pelayanan lalu lintas yang humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat.

    “Dalam waktu 1×24 jam, Kasat Lantas sudah harus bisa beradaptasi dengan lingkungan tugas yang baru. Apalagi kita akan menghadapi Operasi Ketupat yang membutuhkan perhatian dan kesiapan maksimal,” tegas Kapolres.

    Pada kesempatan yang sama, Polres Kuningan juga memberikan pangkat pengabdian satu tingkat lebih tinggi kepada dua personel sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian tanpa cacat selama bertugas sebagai anggota Polri. Keduanya yakni AKP Afriando Tri Kusdarmanto dan IPDA Rohadi.

    Upacara sertijab berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat utama Polres Kuningan, para Kapolsek jajaran, perwira, serta seluruh anggota Polres Kuningan.