Scroll untuk baca artikel
BeritaPolitik

PDIP Kuningan Perketat Konsolidasi, Ratusan Kader Ikuti Tes Calon Pengurus PAC Serentak se-Jawa Barat

16
×

PDIP Kuningan Perketat Konsolidasi, Ratusan Kader Ikuti Tes Calon Pengurus PAC Serentak se-Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

KUNINGAN – PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan memperketat mesin konsolidasi organisasi hingga tingkat paling bawah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kuningan menggelar tes tertulis calon pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) secara serentak bersama 20 DPC kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Seleksi yang digelar di Sekretariat DPC PDIP Kuningan, Jalan Siliwangi, Ciharendong, ini dipantau langsung oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Barat. Agenda tersebut menjadi bagian penting dalam penataan struktur partai menjelang siklus pemilu mendatang.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, mengatakan seleksi ini merupakan tahapan lanjutan konsolidasi organisasi dalam rangka Musyawarah Anak Cabang (Musancam). Tes lanjutan ini juga dibuka untuk mengakomodasi kader yang sebelumnya berhalangan hadir pada seleksi tahap awal akhir Desember 2025.

“Ini momentum untuk melahirkan kader PAC yang berkualitas, militan, dan siap menghadapi tantangan pemilu ke depan,” ujar Nuzul di sela kegiatan.

Antusiasme kader terlihat dari jumlah peserta yang cukup besar. Hingga pelaksanaan tes lanjutan, tercatat sekitar 170 peserta mengikuti gelombang pertama, ditambah pendaftaran susulan yang ikut dalam seleksi tahap ini. Penyaringan difokuskan pada calon ketua, sekretaris, dan bendahara PAC sebagai ujung tombak partai di tingkat kecamatan.

Peserta yang dinyatakan lolos tes tertulis akan melanjutkan ke tahap wawancara bersama DPD PDIP Jawa Barat. Seluruh proses wawancara berada di bawah kendali DPD dengan lokasi pelaksanaan di Bandung.

Perwakilan DPD PDIP Jabar hadir langsung membawa naskah soal yang masih tersegel dan baru dibuka sesaat sebelum ujian dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Selain pengawasan langsung, DPD juga menyatukan pelaksanaan tes melalui sambungan Zoom bersamaan dengan seleksi serupa di 20 DPC kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.

Sekretaris DPC PDIP Kuningan, Tresnadi, menjelaskan materi seleksi dirancang untuk memetakan kapasitas kepemimpinan dan cara berpikir kader. Bentuk soal berupa esai yang disusun bersama ilmuwan dan dosen perguruan tinggi.

“Yang diuji adalah nalar, sikap, dan kesiapan memimpin, bukan sekadar hafalan ideologi,” katanya.

Dari hasil tes tertulis, DPD akan menetapkan sejumlah nama dari setiap kecamatan untuk mengikuti wawancara. Jumlahnya bersifat fleksibel, tergantung hasil penilaian. Tahapan ini akan mengerucut pada rekomendasi tiga nama, terdiri atas satu calon ketua PAC dan dua personel pendamping, sebelum ditetapkan melalui Musancam.

Tresnadi menegaskan penguatan struktur kecamatan menjadi fondasi utama sebelum partai berbicara mengenai target pemilu. Setelah kepengurusan PAC terbentuk, agenda kaderisasi dan pelatihan akan menjadi fokus berikutnya.

“Struktur kecamatan, desa, hingga dusun harus solid lebih dulu,” ujarnya.

Kegiatan seleksi PAC ini juga dihadiri Bendahara DPC PDIP Kuningan yang merupakan mantan Wakil Bupati Kuningan, Muhammad Ridho Suganda, sebagai bentuk dukungan terhadap regenerasi kader dan penguatan disiplin organisasi.

Tes serentak ini menjadi bagian dari arah kebijakan PDIP Jawa Barat yang menekankan konsolidasi ketat, seleksi berlapis, serta penyiapan kader sejak level paling dasar. Langkah tersebut menjadi sinyal keseriusan PDIP menghadapi pertarungan pemilu mendatang dengan memperkuat basis akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *