Scroll untuk baca artikel
BeritaPemerintahanPeristiwa

Warga Jawa Barat Harus Siaga! BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sepekan ke Depan

10
×

Warga Jawa Barat Harus Siaga! BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sepekan ke Depan

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengeluarkan peringatan serius terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam sepekan ke depan, 23–29 Januari 2026.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat, Rahmat Prasetia, mengungkapkan bahwa hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan peningkatan signifikan pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Dalam sepekan ke depan, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat cukup tinggi di sejumlah wilayah Jawa Barat,” kata Rahmat Prasetia dalam keterangan resminya, Kamis (22/1/2026).

Rahmat menjelaskan, kondisi ini dipicu oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer. Pada skala global, indeks ENSO di wilayah NINO 3.4 terpantau berada pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah, sehingga meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan di wilayah Indonesia.

Tak hanya itu, aktivitas gelombang Kelvin dan Low Frequency yang melintasi Pulau Jawa turut memperkuat pertumbuhan awan hujan. Kondisi tersebut diperparah oleh suhu muka laut yang hangat di sekitar perairan Indonesia, yang menjadi sumber uap air melimpah ke wilayah Jawa Barat.

“Selain itu, kami juga memantau adanya belokan angin dan daerah konvergensi di Jawa Barat yang berpotensi memicu hujan lebat secara lokal,” ujarnya.

Daftar Wilayah Berpotensi Terdampak

BMKG mencatat potensi hujan lebat hingga sangat lebat berpeluang terjadi di berbagai daerah, mulai dari Bekasi, Bogor, Depok, Karawang, Purwakarta, Subang, Cianjur, Sukabumi, Bandung Raya, Sumedang, Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, hingga Pangandaran.

BMKG Ingatkan Ancaman Bencana

Rahmat Prasetia mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap remeh kondisi cuaca ini. Risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang berpotensi meningkat.

“Cuaca bersifat sangat dinamis. Masyarakat kami imbau tetap waspada, siaga, dan terus memantau informasi resmi dari BMKG,” tegasnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca yang beredar di luar kanal resmi, serta selalu mengakses pembaruan melalui website BMKG, aplikasi Info BMKG, dan media sosial resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *