Scroll untuk baca artikel
BeritaKriminalPemerintahanPeristiwa

Puluhan Ikan Dewa di Cigugur Kuningan Mati

73
×

Puluhan Ikan Dewa di Cigugur Kuningan Mati

Sebarkan artikel ini

KUNINGAN – Puluhan ekor ikan dewa yang berada di kolam objek wisata Cigugur, khususnya di kawasan Balong Cigugur, Desa Cigugur, Kabupaten Kuningan, dilaporkan mati secara bertahap sejak siang hingga malam hari. Hingga kini, penyebab kematian ikan-ikan tersebut masih belum diketahui dan tengah dalam penyelidikan.

Kapolsek Cigugur, AKP Kuswa, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kematian ikan dewa tidak terjadi secara bersamaan, melainkan menyusul satu per satu hingga malam hari.
“Untuk malam ini tercatat ada sekitar 14 ekor ikan dewa dari berbagai ukuran yang mati. Tidak mati berbarengan, tapi menyusul. Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Kuswa saat dikonfirmasi, Kamis (29/1/2026)

 

Anggota Kepolisian sedang melakukan pengecekan di kolam renang cigugur

Balong Cigugur sendiri dikenal sebagai wisata pemandian air bersejarah yang unik. Kolam ini memiliki air yang jernih dan selama ini menjadi daya tarik utama wisatawan karena pengunjung dapat berenang sekaligus berinteraksi langsung dengan Ikan Dewa yang dipercaya memiliki nilai sakral dan keramat oleh masyarakat setempat.

Keberadaan ikan dewa di Balong Cigugur tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga mengandung nilai budaya dan spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, kematian puluhan ikan tersebut menimbulkan keprihatinan mendalam dari masyarakat dan pengunjung.

Ikan dewa

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematian ikan, apakah akibat perubahan kualitas air, faktor lingkungan, pencemaran, atau penyebab lainnya. Pihak kepolisian masih melakukan penelusuran lebih lanjut.

Pihak pengelola objek wisata diimbau untuk meningkatkan pengawasan serta menjaga kondisi kolam demi mencegah kejadian serupa terulang, sambil menunggu hasil penyelidikan resmi.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *