KUNINGAN— Universitas Kuningan (UNIKU) resmi melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) Rektor, Senin (5/1). Jabatan rektor periode 2026–2030 kini diemban oleh Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menggantikan Prof. Dr. H. Dikdik Harjadi, S.E., M.Si. yang telah menuntaskan masa pengabdian periode 2018–2025.
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan penuh makna. Acara tersebut dihadiri Bupati Kuningan beserta unsur Forkopimda, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, jajaran Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan, Senat Universitas, sivitas akademika, serta para mitra Universitas Kuningan.
Dalam sambutan perpisahannya, Prof. Dikdik Harjadi menegaskan bahwa jabatan rektor bukanlah simbol kehormatan, melainkan amanah besar yang kelak dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Allah SWT. Ia mengakui perjalanan kepemimpinan tidak selalu mudah, penuh dinamika, kritik, dan keputusan berat, namun diyakininya sebagai bagian dari proses pengabdian.
“Pergantian kepemimpinan adalah sunnatullah. Tidak ada jabatan yang abadi, tetapi nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab harus terus hidup. Saya titipkan UNIKU agar tetap menjadi rumah ilmu yang menyejukkan dan membentuk karakter,” ujar Prof. Dikdik.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh sivitas akademika apabila selama memimpin terdapat kebijakan atau sikap yang belum sepenuhnya memenuhi harapan. Prof. Dikdik berharap estafet kepemimpinan yang baru mampu membawa UNIKU melangkah lebih maju dan berdaya saing.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai rektor baru, Dr. Anna Fitri Hindriana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan Yayasan Pendidikan Sang Adipati Kuningan. Ia menegaskan komitmennya memimpin UNIKU dengan menjunjung tinggi nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
Menurut Dr. Anna, periode kepemimpinan 2026–2030 merupakan fase strategis penguatan reputasi institusi menuju visi besar UNIKU 2035. Visi tersebut adalah menjadikan Universitas Kuningan sebagai universitas unggul, tumbuh, dan berdampak dengan reputasi nasional serta rekognisi internasional berbasis sumber daya lokal dan inovasi.
“Kami tidak menjanjikan perubahan instan, tetapi berkomitmen bekerja dengan integritas, transparansi, dan kolaborasi. Transformasi UNIKU adalah pekerjaan bersama seluruh sivitas akademika, yayasan, pemerintah daerah, alumni, dan mitra,” tegasnya.
Dalam kepemimpinannya, Dr. Anna memaparkan lima pilar utama, yakni keunggulan akademik, pertumbuhan berkelanjutan, kampus berdampak bagi masyarakat, penguatan sumber daya manusia, serta tata kelola institusi unggul berbasis teknologi informasi.
Momentum sertijab ini menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan Universitas Kuningan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kuningan.

