kuninganid.com
Berita Pemerintahan Peristiwa

Kasus Keracunan di SMPN Cilimus, DPRD Minta Evaluasi Program MBG

KUNINGAN – Dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa puluhan pelajar SMP Negeri 1 Cilimus dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat sorotan serius dari DPRD Kabupaten Kuningan. Anggota Komisi 4 DPRD, Rosalina Deviyanti, menyampaikan keprihatinannya dan mendesak evaluasi total terhadap pelaksanaan program tersebut.

 

“Saya sangat prihatin. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita. Pemerintah daerah harus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar kebersihan dan proses pengolahan makanan dalam program MBG,” ujar Rosalina, Selasa (5/8).

 

Ia menekankan perlunya pengawasan ketat mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah. Menurutnya, program MBG seharusnya menjadi sarana peningkatan gizi anak, bukan malah menimbulkan risiko kesehatan.

 

Rosalina juga meminta agar dinas terkait segera mengusut tuntas penyebab kejadian dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang maksimal.

 

“Ke depan, SOP dan uji kelayakan makanan harus diperketat, termasuk pelatihan bagi penyedia jasa katering. Jangan sampai insiden serupa terulang,” tegasnya.

 

Diketahui, sebanyak 32 siswa SMPN Cilimus mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan dalam program MBG. Sebagian siswa dirujuk ke Puskesmas Cilimus, sementara lainnya ditangani di lingkungan sekolah. Hingga kini, kasus masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Related posts

Zenden FC Juara Gempita Futsal Kemerdekaan 2025, Atmosfer Persaingan Mewarnai GOR Ewangga

Editor1

Aksi Curanmor Bersenjata di Padalarang Gagal Total, Prajurit TNI Ini Jadi Pahlawan Dadakan!

Editor1

Kesbangpol Kuningan Soroti Legalitas Ormas dan LSM, Tegaskan Tak Ada Tempat bagi Premanisme

Editor1

Leave a Comment