KUNINGAN — Dukungan terhadap atlet disabilitas terus ditunjukkan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan. Ketua LKKS Kuningan, Hj. Ela Helayati, mengunjungi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Kota Solo sebagai bentuk motivasi bagi atlet asal Kuningan yang tengah mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Para Games 2026 di Thailand.
Dalam kunjungan tersebut, Hj. Ela Helayati yang akrab disapa Bunda Ela menyapa langsung atlet disabilitas asal Kuningan dari tiga cabang olahraga, yakni atletik, angkat berat, dan bulu tangkis. Para atlet tersebut saat ini tergabung dalam pelatnas sebagai bagian dari kontingen Indonesia.
Di hadapan para atlet, Bunda Ela menyampaikan pesan penuh semangat agar mereka tetap percaya diri, fokus, dan konsisten dalam menjalani proses latihan. Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa.
“Kalian bukan atlet biasa. Kalian adalah simbol perjuangan, ketekunan, dan harapan. Keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi,” ujarnya.
Menurutnya, perjuangan atlet disabilitas tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Kuningan dan masyarakat senantiasa memberikan dukungan moral serta doa terbaik.
“Bertandinglah dengan hati, nikmati prosesnya, dan jangan ragu dengan kemampuan diri sendiri. Kami di Kuningan selalu mendukung kalian,” tambahnya.
Kunjungan tersebut didampingi Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Wibawa Gumbira, S.Sos., M.Pd., beserta jajaran pengurus. Turut hadir Sekretaris Umum NPCI Pusat, Ukun Rukaendi, S.Pd., yang mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap atlet disabilitas yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional.
Wibawa Gumbira menjelaskan, terdapat tiga atlet NPCI Kabupaten Kuningan yang saat ini mengikuti pelatnas dan dipersiapkan untuk berlaga di ASEAN Para Games 2026. Mereka adalah Insan Nurhaida, atlet cabang atletik klasifikasi T35 penyandang cerebral palsy; Hilman, atlet angkat berat klasifikasi cebol; serta Dheva Anrimusti, atlet bulu tangkis putra klasifikasi Standing Upper 5 penyandang disabilitas daksa.
“Dari Pelatnas Solo, tekad para atlet semakin menguat. Mereka siap membawa nama Indonesia sekaligus mengharumkan Kabupaten Kuningan di ajang ASEAN Para Games 2026 di Thailand,” ujar Wibawa.
Kunjungan ini diharapkan semakin memotivasi atlet disabilitas asal Kuningan untuk meraih prestasi terbaik dan mengibarkan Merah Putih di kancah internasional.

