Tabrak Truk Parkir, Pengendara Motor di Luragung Tewas Masuk Kolong Bus

KUNINGAN – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ki Gedeng Luragung, Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Jumat malam (15/5/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.51 WIB itu melibatkan tiga kendaraan.

Peristiwa tersebut menewaskan satu orang di lokasi kejadian dan menyebabkan satu korban lain mengalami luka berat.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi E-6268-YAP, dump truck Hino milik Pemerintah Kabupaten Kuningan bernomor polisi E-8000-Y, dan bus Hino bernomor polisi E-7715-YA.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan Iptu Sri Martini membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun di wilayah Luragung. Satu korban meninggal dunia dan satu korban mengalami luka berat,” ujar Sri Martini, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai IT (32) melaju dari arah Luragung menuju Kuningan.

Korban saat itu berboncengan dengan DF (27).

Saat melintas di lokasi kejadian, motor menabrak bagian belakang dump truck yang sedang terparkir di badan jalan sebelah kiri.

Benturan keras membuat pengendara terpental ke jalur berlawanan.

Dari arah berlawanan, melaju sebuah bus Hino.

Korban kemudian masuk ke kolong bus.

Akibat kejadian itu, IT, warga Desa Ciwaru, meninggal dunia di tempat setelah mengalami cedera berat.

Sementara DF yang berprofesi sebagai perawat mengalami patah tulang pinggul kiri dan luka serius lainnya.

Petugas langsung mengevakuasi keduanya ke RSU KMC Luragung.

Polisi menduga posisi parkir truk yang tidak aman memicu kecelakaan tersebut.

Saat kejadian, cuaca dilaporkan gerimis tipis.

“Dugaan sementara, truk diparkir di lokasi yang mengganggu arus lalu lintas sehingga memicu kecelakaan,” tegas Sri Martini.

Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi.

Polisi juga mengamankan ketiga kendaraan sebagai barang bukti.

Sri Martini mengimbau pengemudi kendaraan besar agar tidak memarkir kendaraan di bahu atau badan jalan.

Ia juga meminta pengendara motor meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari dan kondisi jalan basah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *