KUNINGAN – Kepedulian warga terhadap kondisi Jembatan Galumpit mendapat respons cepat dari Pemkab Kuningan. Bahkan, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani langsung meninjau lokasi usai menerima laporan kerusakan.
Wabup Tuti mendatangi lokasi di Desa Linggamekar, Kecamatan Chilimus, Kamis (3/9/2026). Oleh karena itu, kedatangan Wabup bertujuan memastikan keselamatan para pengguna jalan.
Masyarakat Desa Linggamekar, Linggaindah, dan Linggarjati sebelumnya bergotong royong mengecor pondasi jembatan. Sebab, bagian bawah pondasi dilaporkan berlubang cukup dalam akibat erosi.
”Amih sangat mengapresiasi masyarakat. Sebab, warga langsung bergerak secara swadaya tanpa menunggu bantuan dinas,” ujar Wabup Tuti, Kamis (3/9/2026).
Respon Cepat Wabup Tuti, Instruksikan Dinas PUTR Lakukan Penanganan Teknis
Wabup Tuti memaparkan sejumlah langkah darurat untuk menangani erosi Jembatan Galumpit:
- Akses Vital Warga: Jembatan ini menjadi penghubung Desa Linggamekar, Linggaindah, dan Linggarjati sekaligus jalur alternatif ke Mandirancan.
- Pondasi Berlubang: Kerusakan erosi makin parah pasca-pelebaran jalan 1,5 meter sehingga membahayakan pengguna jalan saat hujan.
- Instruksi ke Dinas PUTR: Wabup Tuti langsung menghubungi Kepala Dinas PUTR Ir. I. Putu Bagiasna untuk menggelar survei teknis.
Selanjutnya, Dinas PUTR Kuningan bakal menerjunkan tim ahli untuk mengukur tingkat kerusakan jembatan. Selain itu, langkah ini diambil agar penanganan permanen dapat segera terealisasi.
Maka dari itu, Pemkab Kuningan berkomitmen mengawal perbaikan infrastruktur darurat ini hingga tuntas. Dengan demikian, aktivitas ekonomi dan mobilitas harian masyarakat sekitar dapat terus berjalan aman.(ale)






