Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaKriminalPemerintahan

Bupati Kuningan Jenguk Korban Pengeroyokan di Caracas, Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

95
×

Bupati Kuningan Jenguk Korban Pengeroyokan di Caracas, Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

Sebarkan artikel ini

KUNINGAN – Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengunjungi remaja korban dugaan pengeroyokan di wilayah Caracas, Kecamatan Cilimus, Senin (11/5/2026). Kunjungan itu dilakukan setelah video kejadian sempat viral di media sosial dan memicu perhatian luas dari masyarakat.

Korban berinisial FNH (15), warga Desa Caracas, Kecamatan Cilimus. Remaja tersebut mengalami luka di bagian tangan, punggung, dan kepala setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang sedang melakukan konvoi.

Berdasarkan keterangan keluarga, saat kejadian korban sedang menjalankan tugas dari orang tuanya untuk membeli bensin di kawasan SPBU Cilimus sekaligus membeli sayuran. Namun di tengah perjalanan, sekelompok orang tiba-tiba mendekati korban lalu menendangnya hingga terjatuh.

 

Baca juga: Pemkab Kuningan Buka Suara soal Rencana Pengadaan iPhone dan Tablet di APBD 2026

 

Korban juga mengaku menerima pukulan menggunakan helm. Selain menyebabkan luka, kejadian itu membuat sepeda motor miliknya mengalami kerusakan cukup parah. Warga sekitar kemudian datang memberi pertolongan dan membawa korban ke tempat aman.

Pihak keluarga langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kuningan. Karena korban masih berusia di bawah umur, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak kini menangani proses penyelidikan.

Dalam kunjungannya, Bupati Dian berbincang langsung dengan korban dan keluarga. Ia mendengarkan kronologi kejadian sekaligus memastikan korban mendapat perhatian dan pendampingan yang layak.

Baca Juga: Rakyat Diminta Hemat, Pemkab Kuningan Malah Belanja iPhone dan Tablet Ratusan Juta

Direktur RSUD Linggajati, Eva Maya, turut memeriksa kondisi korban di rumahnya. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan korban tetap stabil pascakejadian.

Bupati Dian menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa itu. Ia menegaskan dukungan terhadap klub sepak bola tidak boleh berubah menjadi tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat.

“Silakan mendukung klub kebanggaan masing-masing, tetapi jangan sampai menimbulkan kekerasan. Sepak bola harus menjadi hiburan dan pemersatu,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut kasus tersebut. Menurutnya, penangkapan pelaku penting agar masyarakat merasa aman.

Bupati meminta aparat keamanan meningkatkan pengawasan terhadap konvoi maupun kegiatan nobar yang berpotensi memicu keributan. Ia menegaskan ketertiban masyarakat harus menjadi prioritas bersama.

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar. Tetangga korban, Zulhisbi, menilai kehadiran langsung Bupati menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap warganya.

 

Baca juga: Persija vs Persib Berakhir 1-2, Dua Gol Adam Alis Jaga Asa Juara Maung Bandung

 

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, masyarakat perlu lebih waspada agar situasi tetap kondusif saat pertandingan sepak bola berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *