Jangan Hanya Bangun Jalan, Bupati Dian Minta Semua Bangun Keluarga Berkualitas

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan komitmennya membangun keluarga berkualitas melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Aria Kamuning Lantai 3 Gedung Setda Kuningan, Kamis (16/7/2026).

Rakerda yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) itu dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekretaris Daerah U. Kusmana, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, dan seluruh Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Baca juga: Kawasan Lindung Kuningan Hanya 8,67 Persen, Gema Jabar Hejo Pertanyakan Arah Revisi RTRW

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, H. Apip Ropi’i, menjelaskan Rakerda tahun ini mengusung tema “Transformasi Keberangkatan dalam Mewujudkan Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.” Sementara itu, Harganas 2026 mengangkat tema “Ayah Wajib Hadir.”

Menurut Apip, DPPKBP3A menerapkan tema tersebut melalui Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah (GAMAS). Kedua program itu telah berjalan di Kabupaten Kuningan dengan dukungan surat edaran Bupati.

Apip menilai tantangan pembangunan keluarga semakin kompleks. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus memperkuat kolaborasi. Mereka juga perlu meningkatkan kualitas data, memperluas layanan keluarga berencana, mempercepat penurunan stunting, mengembangkan Kampung Keluarga Berkualitas, serta memperkuat ketahanan keluarga.

“Melalui Rakerda ini kami berharap lahir kebijakan dan strategi yang mampu menjawab tantangan pembangunan keluarga di Kabupaten Kuningan sehingga seluruh program berjalan efektif, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, DPPKBP3A meluncurkan inovasi DASYAAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Program tersebut menyediakan menu bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Saat ini, sebanyak 370 dapur sehat telah beroperasi di desa-desa. Pemerintah juga akan mengintegrasikan program tersebut dengan SPPG.

DPPKBP3A turut memperkenalkan inovasi Nasi Hijau, yaitu nasi yang diperkaya daun kelor sebagai alternatif pangan bergizi untuk mendukung pencegahan stunting.

Saat membuka Rakerda, Bupati Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud melalui perubahan pola pikir dan penguatan kolaborasi.

“Yang harus berubah bukan hanya programnya, tetapi cara berpikir dan cara kita berkolaborasi. Dengan anggaran yang semakin terbatas, kita harus memperkuat sinergi lintas sektor agar setiap program lebih efektif dan berdampak,” tegasnya.

Bupati menegaskan Program Bangga Kencana menjadi tanggung jawab bersama. Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus terlibat, termasuk sektor kesehatan, pendidikan, pertanian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan kependudukan menjadi fondasi pembangunan daerah. Kualitas sumber daya manusia, katanya, sangat bergantung pada kualitas keluarga.

Bupati Dian mencontohkan Jepang dan Korea Selatan. Kedua negara itu berhasil mengendalikan pertumbuhan penduduk, tetapi kini menghadapi tantangan baru akibat rendahnya angka kelahiran.

Baca juga: 40 Perusahaan Buka 5.000 Lowongan di Job Fair Kuningan 2026

“Program keluarga berencana harus disusun secara proporsional. Tujuannya bukan hanya mengendalikan jumlah penduduk, tetapi membangun keluarga yang berkualitas agar bonus demografi menjadi kekuatan pembangunan,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati meminta seluruh peserta tidak menjadikan Rakerda sebagai kegiatan seremonial semata.

“Saya ingin Rakerda ini menghasilkan kerja nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui Rakerda Bangga Kencana 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap seluruh pemangku kepentingan memperkuat sinergi untuk membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *