KUNINGANid – Aksi nekat sopir truk yang memaksakan mendahului di jalur berbahaya berujung kecelakaan serius di Jalan Raya Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang, Rabu (8/4/2026) pagi.
Sebuah truk pengangkut telur terguling setelah kehilangan kendali di jalan menurun dan menikung. Nahas, di saat bersamaan, seorang pengendara motor dari arah berlawanan langsung menjadi korban tabrakan.
Informasi di lapangan menyebutkan, truk Mitsubishi Light Truck melaju dari arah Darma menuju Kadugede. Saat melintas di turunan dengan tikungan tajam, sopir justru mengambil risiko dengan menyalip kendaraan di depannya.
Baca juga: Jembatan Perintis Garuda Ciwaru Kuningan Mulai Dibangun, Akses Warga Kini Lebih Lancar
Truk diduga oleng, lalu terguling ke sisi kiri jalan. Dalam kondisi tak terkendali, kendaraan besar itu menghantam sepeda motor yang datang dari arah berlawanan.
Pengendara motor berinisial AS (69) mengalami luka serius akibat benturan keras. Korban menderita luka di bagian kepala, tangan, dan bahu, serta luka robek di kening.
Korban langsung dilarikan ke RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat tanpa luka. Diduga Murni Kelalaian Pengemudi
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, mengungkapkan bahwa dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk.
“Pengemudi kurang memperhitungkan kondisi jalan saat mendahului di tikungan dan turunan. Akibatnya kendaraan hilang kendali,” ujarnya.
Baca juga: Ngantuk, Honda HR-V Hantam Tugu dan Tiang Listrik di Cileuya Kuningan
Peristiwa ini kembali menyoroti rendahnya disiplin pengendara di jalur rawan kecelakaan. Tikungan dan turunan tajam seharusnya menjadi zona larangan mendahului, namun masih kerap diabaikan.
Polisi mengingatkan bahwa tindakan memaksakan salip di kondisi jalan terbatas bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan nyawa pengguna jalan lain.
Saat ini, kasus masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan.(ale)






