Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahanPolitik

Jelang Muscab 2026, PKB Kuningan Pasang Target 10 Kursi DPRD

52
×

Jelang Muscab 2026, PKB Kuningan Pasang Target 10 Kursi DPRD

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan menggelar rapat pleno dengan agenda silaturahmi menjelang Hari Raya Idul Fitri sekaligus membahas persiapan Musyawarah Cabang (Muscab).
Ketua DPC PKB Kuningan H Ujang Kosasih mengatakan, pleno tersebut juga menetapkan langkah-langkah teknis untuk pelaksanaan Muscab yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 April 2026.

“Selain silaturahmi menjelang Idul Fitri, dalam rapat pleno tadi kami juga membahas persiapan Musyawarah Cabang PKB Kuningan yang sesuai jadwal dari DPP harus dilaksanakan pada 5 April 2026,” ujar Ujang kepada awak media, Sabtu (14/3/2026)

Menurutnya, dalam rapat tersebut juga telah disepakati pembentukan panitia pelaksana Muscab. Beberapa nama ditunjuk untuk segera menyusun kepanitiaan agar persiapan berjalan maksimal.

“Beberapa orang sudah ditunjuk untuk menyusun kepanitiaan Muscab, di antaranya Yan Ahmad Fauzi, SMA Winatono, Sekretaris DPC Robby Herdiansyah, Aras dan beberapa pengurus lainnya,” jelasnya.

Kodim 0615 Kuningan Gelar Bazar Murah dan Salurkan Sembako Jelang Idul Fitri

Selain membahas Muscab, PKB Kuningan juga menegaskan target politik pada Pemilu mendatang. Partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu menargetkan 10 kursi di DPRD Kabupaten Kuningan.

Ujang mengakui target tersebut tetap dipertahankan meski ada kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil) dari lima menjadi enam dapil.

“Terlepas dari kemungkinan perubahan dapil, sejak awal PKB menargetkan 10 kursi di DPRD Kuningan. Tidak muluk-muluk, yang penting target itu bisa tercapai,” katanya.

Ia optimistis target tersebut dapat diraih melalui kerja keras seluruh kader, pengurus, calon legislatif, serta dukungan para tokoh dan masyarakat.

“Kami yakin dengan kerja keras semua pihak, pengurus, kader, caleg, dan stakeholder lainnya, PKB bisa mencapai target tersebut,” ungkapnya.
Dalam Muscab nanti, mekanisme penyusunan kepengurusan juga akan sedikit berbeda dibandingkan sebelumnya. DPC PKB diberi ruang oleh DPP untuk mengusulkan nama-nama calon pengurus Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz.
“Daftar nama itu nanti akan kami sampaikan ke DPP melalui DPW PKB Jawa Barat. Selanjutnya DPP akan melakukan proses lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemanggilan untuk proses proper test,” jelas Ujang.

Tugu Angklung Kuningan Dibangun Tanpa APBD, Bupati Dian: Jadi Ikon Budaya Baru

Meski demikian, ia menegaskan seluruh kader PKB Kuningan siap menerima keputusan DPP terkait siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin struktur partai di daerah.

“Siapapun yang nanti diberikan kepercayaan oleh DPP sebagai Ketua Dewan Syuro maupun Ketua Dewan Tanfidz, kami akan tetap solid untuk membesarkan dan memenangkan PKB,” tegasnya.
Terkait lokasi Muscab, Ujang menyebut ada usulan dari para kiai agar kegiatan tersebut digelar di lingkungan pondok pesantren. Namun hal itu masih perlu dikoordinasikan dengan DPW dan DPP PKB.

“Ada usulan dari para kiai agar Muscab dilaksanakan di pondok pesantren. Namun ini masih harus kami komunikasikan dengan DPW dan DPP. Di mana pun tempatnya, kami siap melaksanakan Muscab,” pungkasnya.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *