KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Idulfitri. Melalui program Operasi Pasar Murah (OPM), pemerintah menyediakan 2.124 paket sembako bersubsidi untuk warga.
Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan ini di 10 desa pada 10 kecamatan. Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Desa Kalapagunung, Kecamatan Kramatmulya, Kamis (12/3/2026).
Baca selengkapnya:
Warga Tebus Paket Sembako Setengah Harga
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menjelaskan bahwa pemerintah daerah menjalankan program ini untuk membantu masyarakat sekaligus menekan kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
Menurutnya, satu paket sembako memiliki nilai sekitar Rp100.000. Namun masyarakat cukup membayar Rp50.000 karena pemerintah daerah memberikan subsidi.
“Kalau sebelumnya kami menggelar Gerakan Pangan Murah di 15 kecamatan, sekarang kami menjalankan Operasi Pasar Murah dengan skema paket. Nilai paket sekitar Rp100 ribu, tetapi warga cukup membayar Rp50 ribu,” ujar Bupati.
Satu paket sembako berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, serta mie instan.
Pemkab Kuningan Evaluasi Penambahan Kuota
Bupati Dian melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap program tersebut.
Karena itu, pemerintah daerah berencana mengevaluasi jumlah paket agar lebih banyak warga bisa merasakan manfaatnya.
“Program ini masih terbatas, sekitar 200 paket per desa. Ke depan kami akan mengevaluasi dan mempertimbangkan penambahan jumlah paket,” katanya.
Operasi Pasar Murah Tekan Inflasi Daerah
Kepala Diskopdagperin Kabupaten Kuningan Toni Kusumanto mengatakan pemerintah daerah menjalankan operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Program ini juga bertujuan membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan menjelang Lebaran.
“Nilai paket sembako sekitar Rp100 ribu, tetapi masyarakat hanya membayar Rp50 ribu. Pemerintah daerah menanggung sisanya sebagai subsidi,” jelasnya.
Ia menambahkan pemerintah daerah juga membuka peluang dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar program serupa bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
Baca selengkapnya:
Warga Mengaku Sangat Terbantu
Pj Kepala Desa Kalapagunung Ade Winarni menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan operasi pasar murah di wilayahnya.
Ia mengatakan masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah kami berterima kasih kepada Bapak Bupati melalui Diskopdagperin yang telah memilih desa kami sebagai lokasi kegiatan,” tuturnya.
Salah seorang warga, Siti, mengaku program ini sangat membantu masyarakat.
“Alhamdulillah sangat membantu. Harga sembako sekarang sedang naik, jadi kami bisa mendapatkan kebutuhan pokok lebih murah,” ujarnya.
Warga lainnya, Asep, berharap pemerintah dapat menambah kuota paket pada kegiatan berikutnya.
“Program ini sangat bagus karena langsung dirasakan masyarakat. Kalau bisa ke depan jumlah paketnya ditambah,” katanya.
Melalui program operasi pasar murah, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang Idulfitri.














