KUNINGAN — Bursa Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Demokrat Kabupaten Kuningan mulai menyedot perhatian publik. Partai berlambang bintang mercy ini menjadwalkan agenda konsolidasi internal tersebut pada akhir Oktober atau awal November 2026 mendatang.
Di tengah dinamika menuju Muscab, nama H. Mamat Robby Suganda kembali mencuat ke permukaan. Figur senior yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini dinilai memiliki modal politik kuat untuk memimpin kepengurusan DPC Demokrat Kuningan ke depan.
Baca juga: Soroti Pemanggilan Ketua DPAC Jalaksana, BPOKK Demokrat Kuningan Minta Proses Transparan
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik, Soejarwo atau yang akrab disapa Mang Ewo, menilai Muscab sebagai momentum krusial untuk mengevaluasi kebutuhan partai. Oleh karena itu, para kader harus mempertimbangkan rekam jejak calon ketua secara matang.
”Dalam menentukan ketua DPC, tentu yang harus dilihat bukan hanya siapa yang memiliki nama besar. Namun, pengalaman organisasi, kemampuan membangun komunikasi politik, serta konsolidasi kader sampai tingkat bawah juga sangat penting,” ujar Mang Ewo.
Menurut Mang Ewo, Mamat Robby memiliki pengalaman politik yang cukup matang. Politisi senior ini tidak hanya pernah duduk di parlemen provinsi, tetapi juga pernah berlaga sebagai calon wakil bupati pada Pilkada Kuningan 2013.
Selain itu, rekam jejak Mamat Robby di internal Demokrat Kuningan sudah teruji dalam berbagai momentum politik. Terbaru, dukungan resmi mengalir dari politisi muda Demokrat, Yosa Octora Santono, yang menilai rekam jejak seniornya tersebut sebagai aset berharga bagi partai.
Mang Ewo menegaskan bahwa ketua DPC terpilih nantinya harus mampu menyatukan seluruh elemen partai. Pihaknya berharap figur kepemimpinan baru ini dapat menguatkan struktur hingga akar rumput sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
”Yang paling penting adalah bagaimana ketua DPC ke depan bisa menyatukan seluruh elemen partai. Muscab jangan berhenti pada persoalan siapa yang terpilih, tetapi harus menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa Demokrat bekerja lebih konkret,” jelasnya.
Selanjutnya, ia memandang sinergi antara pengalaman figur senior dan energi kader muda sebagai kekuatan utama. Jika kedua unsur ini bersatu, Demokrat Kuningan dapat melangkah lebih solid dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
Kini, nama Mamat Robby menjadi salah satu kandidat kuat yang ramai diperbincangkan. Keputusan akhir tentu berada di tangan para pemilik suara yang akan menentukan arah baru kepemimpinan Demokrat Kuningan melalui mekanisme resmi Muscab.






