kuninganid.com
Berita Kriminal

Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Sawah Garawangi, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pidana

KUNINGAN — Seorang pria berusia 60 tahun ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Sumur Girang, Dusun Wage, RT 05 RW 02, Desa Citiusari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Minggu (28/12/2025) pagi. Kepolisian memastikan tidak ditemukan unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar melalui Kasi Humas Polres Kuningan AKP Mugiono menjelaskan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang saksi bernama Suryana, Kasi Kesejahteraan Desa Citiusari, saat hendak menuju sawah miliknya.

“Setibanya di lokasi, saksi melihat seorang laki-laki tergeletak dalam posisi telungkup dan sudah meninggal dunia. Di samping korban terdapat pipa paralon berwarna putih sepanjang kurang lebih empat meter,” ujar AKP Mugiono.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melapor kepada perangkat desa yang kemudian diteruskan ke Polsek Garawangi. Petugas piket Polsek Garawangi bersama piket Polres Kuningan dan tim Inafis Polres Kuningan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melakukan pemeriksaan awal.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Dedi Rukadi (60), warga Dusun Puhun RT 016 RW 004, Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi. Identitas korban telah dibenarkan oleh pihak keluarga.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban pada Sabtu malam sekitar pukul 00.00 WIB berpamitan keluar rumah untuk menuju sawah miliknya,” kata AKP Mugiono.

Hasil pemeriksaan luar oleh petugas kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pemeriksaan medis juga dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Garawangi yang dipimpin langsung Kepala Puskesmas Garawangi, dr. Asikin.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit jantung dan diketahui memiliki riwayat hipertensi akut kronis,” jelasnya.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan, serta tidak mengajukan permintaan autopsi. Kepolisian memastikan kejadian tersebut murni disebabkan faktor kesehatan dan bukan merupakan tindak pidana.

Related posts

Kapolri Kunjungi PT Tah Sung Hung, Solusi bagi Buruh Terdampak PHK

Editor1

Kuningan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian, Tingkatkan Produksi Pangan

Editor1

Opini WDP dari BPK, Wakil Ketua DPRD Kuningan: Ini Ujian untuk Pemerintahan Daerah

Editor1

Leave a Comment