KUNINGAN โ Santri Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam kembali mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Dalam ajang World Robotic Center Competition (WRCC) di Malaysia, kontingen robotika Al-Multazam sukses memborong podium di berbagai kategori.
โPrestasi ini terasa kian istimewa karena Al-Multazam konsisten meraih juara di ajang internasional selama tiga tahun berturut-turut. Sebab, capaian tersebut membuktikan keseriusan pesantren dalam membina potensi santri di bidang sains dan teknologi.
Baca juga:ย Kapolda Jabar Tinjau Lokasi Riset Bawang Putih di Kuningan Demi Kemandirian Pangan
โPada kompetisi tahun ini, WRCC diikuti oleh 1.300 peserta yang terbagi dalam 325 tim dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Meski demikian, santri SMPIT dan SMAIT Al-Multazam mampu bersaing ketat hingga mengamankan posisi teratas.
โSalah satu raihan terbaik dicatatkan oleh tim SMP C pada nomor Robot Transporter Junior kategori Close. Melalui kolaborasi solid, Adeline Puteri Qonita dan Afaf Sayyidah sukses menyabet gelar 1st Champion.
โKetua I YPI Al-Multazam, HK KH. Adin Nurhaedin, Lc., menyampaikan rasa syukur mendalam atas keberhasilan para santri. Ia menilai capaian ini merupakan hasil dari ikhtiar, ketekunan belajar, serta keberanian para santri di panggung dunia.
โโIni merupakan kenikmatan yang besar setelah anak-anak berikhtiar dan menunjukkan kepiawaian mereka dalam menerapkan ilmu pengetahuan,โ ujar KH. Adin.
โSelanjutnya, KH. Adin berharap para santri memperoleh wawasan yang selama berkompetisi di Malaysia, dan dapat terus berkembang. Oleh karena itu, menguasai ilmu teknologi ialah agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

