KUNINGANid – Temuan ulat di dalam buah naga yang menjadi bagian dari paket Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 1 Luragung memicu perhatian serius dari Satgas MBG Kabupaten Kuningan. Buah tersebut diketahui merupakan jatah konsumsi untuk guru di sekolah tersebut.
Salah seorang guru SMKN 1 Luragung, Cucu Supriadin, membenarkan adanya temuan itu saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026). Menurutnya, ulat ditemukan ketika buah naga hendak dikonsumsi.
“Kebetulan itu MBG jatah untuk guru, ditemukan ulat,” ujar Cucu Supriadin.
Temuan tersebut langsung dilaporkan sebagai bahan evaluasi kualitas makanan dalam program MBG, yang seharusnya memenuhi standar higienitas dan kelayakan konsumsi.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan selaku Ketua Satgas MBG, U Kusmana, menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam atas insiden tersebut. Ia memastikan instruksi pemeriksaan segera dilakukan untuk menelusuri sumber persoalan.
“Kami akan menginstruksikan Asisten Daerah dan camat setempat untuk segera mengecek langsung temuan ini. Jika terbukti ada kelalaian dari pihak penyedia, maka SPPG yang bertanggung jawab akan kami tindak tegas,” kata U Kusmana ketika dikonfirmasi.
Menurutnya, kualitas makanan dalam program MBG tidak boleh diabaikan karena menyangkut kesehatan dan keamanan penerima manfaat. Satgas MBG juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses distribusi dan pengawasan bahan pangan agar kejadian serupa tidak terulang.
Insiden ini menjadi sorotan karena program MBG merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, sehingga standar mutu makanan harus dijaga secara ketat.(ale)














