Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiPemerintahan

Harga Sembako Jelang Ramadan, Bupati Kuningan Temukan Daging Sapi Naik hingga 40 Persen

83
×

Harga Sembako Jelang Ramadan, Bupati Kuningan Temukan Daging Sapi Naik hingga 40 Persen

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid — Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Dian Rachmat Yanuar melakukan monitoring ketersediaan pasokan serta harga kebutuhan pokok di Pasar Ancaran dan Toserba Yogya, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan diawali di Pasar Ancaran. Bupati turun langsung berdialog dengan para pedagang dan pembeli guna mengetahui perkembangan usaha sekaligus memantau harga berbagai komoditas. Mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, tempe, tahu, bumbu dapur, daging ayam, hingga beras dan minyak curah.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekretaris Daerah, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Peternakan dan Perikanan, Diskopdagperin, Bagian Perekonomian dan SDA, Asda II, perwakilan Kodim 0615/Kuningan, serta Polres Kuningan yang diwakili Kasat Reskrim.

Dian menyampaikan, pemantauan harga menjelang hari besar keagamaan memang menjadi agenda rutin pemerintah daerah, terutama untuk memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan yang berlebihan.

“Hasil pantauan tadi, saya ngobrol dengan pedagang dan pembeli. Ada kenaikan di sayur, misalnya cabai merah dan beberapa sayuran lain yang cenderung naik. Tapi setelah dicek, masih dalam batas yang wajar peningkatannya,” ujarnya.

Namun, ia mengakui terdapat kenaikan cukup signifikan pada komoditas daging sapi, bahkan menyentuh kisaran 40 persen.

“Yang agak di luar rata-rata memang kenaikan harga daging sapi, mencapai 40 persenan. Seperti kita ketahui bersama, kondisi ini sering terjadi menjelang hari besar,” tambahnya.

Sebagai langkah pengendalian, Pemerintah Kabupaten Kuningan akan menggandeng dinas terkait untuk menghadirkan operasi pasar murah. Upaya ini dilakukan guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasar.

“Kita akan mengambil langkah, salah satunya operasi pasar murah. Ini untuk menetralisir agar harga-harga sembako yang dibutuhkan masyarakat tetap stabil,” tegas Dian.

Ia berharap setiap kenaikan yang terjadi tetap berada pada level yang wajar dan tidak menekan daya beli warga.

“Kita tetap kendalikan supaya walaupun terjadi kenaikan, masih dalam batas yang wajar,” ungkapnya.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *