KUNINGANid – Kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Kuningan pada 3–4 April 2026 tak sekadar agenda seremonial. Kehadiran pejabat pusat ini dinilai membuka peluang besar bagi Kuningan untuk naik kelas sebagai destinasi wisata budaya unggulan di tingkat nasional bahkan internasional.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari langkah aktif Bupati Dian Rachmat Yanuar bersama jajaran yang sebelumnya mempresentasikan potensi budaya daerah langsung ke Kementerian Kebudayaan.
Sejumlah lokasi strategis akan menjadi fokus kunjungan, mulai dari Museum Linggarjati yang sarat nilai sejarah diplomasi, hingga Taman Purbakala Cipari yang menyimpan jejak peradaban megalitikum.
Tak hanya itu, Menteri juga dijadwalkan mengunjungi Paseban Tri Panca Tunggal serta sejumlah fasilitas budaya lainnya yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
Dalam agenda tersebut, pemerintah pusat mendorong peningkatan kualitas pengelolaan museum di daerah. Salah satu fokus utama adalah pembenahan tata pamer agar lebih modern, interaktif, dan sesuai standar internasional.
Langkah ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda sekaligus wisatawan mancanegara.
Kunjungan ini juga diyakini akan berdampak langsung terhadap sektor ekonomi masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, pelaku UMKM, sektor kuliner, hingga jasa pariwisata berpotensi ikut terdongkrak.
Bupati Dian menyebut momentum ini sebagai peluang emas yang tidak boleh disia-siakan.
“Kami ingin budaya Kuningan tidak hanya lestari, tapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama dua hari kunjungan, Menteri Kebudayaan dijadwalkan melakukan ziarah ke makam tokoh sejarah, meninjau Gedung Syahrir, meresmikan Museum Cipari, hingga meninjau Gedung Kesenian Kuningan sebelum melanjutkan perjalanan ke Cirebon.
Dengan sorotan dari pemerintah pusat, Kuningan kini memiliki peluang besar untuk memperkuat branding sebagai daerah wisata berbasis sejarah dan budaya.
Jika dimaksimalkan, kunjungan ini bukan hanya agenda protokoler, tetapi bisa menjadi titik awal transformasi Kuningan sebagai destinasi budaya unggulan di Indonesia.(ale)














