Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaOlahraga

Marc Klok Buka Suara soal Tuduhan Rasisme usai Laga Bhayangkara FC vs Persib

40
×

Marc Klok Buka Suara soal Tuduhan Rasisme usai Laga Bhayangkara FC vs Persib

Sebarkan artikel ini

KuninganID – Gelandang Persib Bandung Marc Klok akhirnya buka suara terkait tuduhan rasis yang tertuju kepada striker Bhayangkara FC, Henry Doumbia.

Insiden tersebut terjadi saat Persib Bandung menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) malam.

Setelah pertandingan, manajemen Bhayangkara FC melaporkan dugaan insiden tersebut kepada Match Commissioner dan Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca juga

Bobotoh Bentangkan Spanduk ‘Shut Up KDM’, Soroti Isu Politik di Persib

Wakapolres Kuningan Resmi Berganti, Ini Pesan Kapolres

Kompol Eryda Kusumah Resmi Jadi Waka Polres Kuningan, Ini Perjalanannya

Marc Klok menanggapi tuduhan rasis itu, ia membantah keras melalui pernyataan resmi yang ia unggah di akun Instagram pribadinya.

“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya,” tulis Klok, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Kapten Persib Bandung itu menegaskan bahwa ia selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme sepanjang kariernya.

Ia mengaku telah bermain bersama banyak pemain dari berbagai latar belakang budaya dan kebangsaan.

“Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjutnya.

Marc Klok Jelaskan Kronologi

Klok kemudian membeberkan kronologi kejadian yang menurutnya hanya kesalahpahaman komunikasi.

Ia menjelaskan insiden bermula saat Persib mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Saat itu, menurut Klok, Henry Doumbia menahan bola sehingga Persib kesulitan melanjutkan kick-off dengan cepat.

“Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, ‘Give me the ball back’,” ujar Klok.

Menurutnya, Doumbia sempat salah mendengar kata “back” sebagai “black”.

Klok menyebut mereka kemudian membicarakan insiden tersebut secara langsung.

Ia mengklaim Doumbia telah meminta maaf setelah memahami konteks ucapan tersebut.

“Dia mengakui kesalahpahaman tersebut,” katanya.

Soroti Sikap Manajer Bhayangkara FC

Dalam klarifikasinya, Klok juga menyoroti sikap manajer Bhayangkara FC, Sumardji.

Ia menyayangkan tuduhan rasisme tetap dilontarkan meski, menurutnya, Sumardji tidak berada di lokasi kejadian.

“Manajer mereka terus menyebut saya sebagai rasis, baik di lorong stadion maupun setelah pertandingan,” ungkap Klok.

Ia mengaku telah meminta Sumardji menghentikan tuduhan tersebut karena merasa dirugikan.

Minta Permintaan Maaf Resmi

Klok menilai tuduhan itu telah melampaui batas sportivitas sepak bola.

Karena itu, pemain Timnas Indonesia tersebut meminta Bhayangkara FC menyampaikan permintaan maaf secara resmi.

“Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya,” tegasnya.

Kasus ini kini masih menjadi perhatian publik sepak bola nasional sambil menunggu langkah lanjutan dari Komite Disiplin PSSI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *