KUNINGAN — Sejumlah suporter Persib Bandung membentangkan spanduk bernada protes kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat laga melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam.
Aksi tersebut muncul pada pertandingan pekan ke-29 Liga 1 Indonesia. Suporter di tribun utara membentangkan spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” dan “Jangan Bawa Persib ke Politik” sejak awal babak kedua hingga laga berakhir.
Baca juga:
4 Varietas Tembakau Kuningan Kantongi Sertifikat Negara, Strategi Baru Dongkrak Daya Saing Petani
Pengedar Narkoba Bekasi Ditangkap di Kuningan, Polisi Sita 33 Gram Sabu dan 46 Ekstasi
Puluhan ribu penonton menyaksikan langsung aksi tersebut di stadion. Protes itu diduga berkaitan dengan unggahan Dedi Mulyadi di media sosial terkait bantuan dana untuk Persib.
Dalam unggahannya, Dedi menyebut Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memberikan dukungan sebesar Rp1 miliar. Ia menjelaskan bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap Persib yang tengah mengejar gelar juara.
Namun, sebagian Bobotoh menilai publikasi bantuan tersebut menyeret nama klub ke ranah politik. Reaksi itu kemudian muncul dalam bentuk spanduk protes di dalam stadion.
Hingga kini, manajemen Persib Bandung belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi tersebut. Kelompok suporter juga belum menyampaikan sikap resmi mengenai pemasangan spanduk.
Sementara itu, pertandingan antara Persib dan Arema FC berakhir imbang dengan skor 1-1. Laga berlangsung sengit hingga peluit akhir berbunyi.














