Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiPemerintahan

Tiga Besar Calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan Diumumkan, Siapa Paling Berpeluang?

75
×

Tiga Besar Calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan Diumumkan, Siapa Paling Berpeluang?

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Panitia Seleksi (Pansel) secara resmi mengumumkan hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan periode 2026–2031, Kamis (5/2/2026). Dari tahapan krusial tersebut, tiga nama dengan nilai tertinggi dipastikan melaju ke wawancara akhir oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Pengumuman ini mengacu pada Pasal 8 ayat (1) Peraturan Bupati Kuningan Nomor 35 Tahun 2020, yang mengatur bahwa UKK harus menghasilkan minimal tiga calon Direktur untuk kemudian diserahkan kepada KPM guna mengikuti tahapan seleksi terakhir.

Hasil UKK yang telah melalui proses penilaian ketat itu menempatkan tiga kandidat dengan nilai akhir tertinggi sebagai tiga besar calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan.

Berikut Tiga Besar Calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan:

Adang Kurniawan, SE

Alamat: Perumahan Taman Ciharendong Kencana, Jalan Teratai Blok A.45 RT 022 RW 007, Kelurahan Cigintung, Kecamatan/Kabupaten Kuningan

Nilai akhir: 7,120

Rudi O’ang Ramdani, S.Pd.I

Alamat: RT 06 RW 01 Desa/Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan

Nilai akhir: 7,065

Ilham Wahyudi, A.MD, ST., IPM

Alamat: Jalan Kawali 2 Nomor 1 RT 991 RW 017, Kelurahan Antapani Tengah, Kecamatan Antapani, Kota Bandung

Nilai akhir: 7,003

Ketiga kandidat tersebut selanjutnya akan menghadapi wawancara akhir oleh Kuasa Pemilik Modal (KPM) yang dalam hal ini dijabat langsung oleh Bupati Kuningan. Tahapan ini menjadi penentu utama untuk memilih satu nama terbaik yang akan ditetapkan sebagai Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan periode 2026–2031.

Calon Direktur terpilih nantinya akan diangkat secara definitif melalui Keputusan Bupati Kuningan dan kemudian dilantik secara resmi oleh Bupati.

Proses seleksi Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan ini menjadi sorotan publik, mengingat peran strategis perusahaan daerah tersebut dalam mengelola unit usaha dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuningan ke depan.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *