Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiPemerintahanPeristiwa

Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan Diserbu Warga Jelang Lebaran

70
×

Gerakan Pangan Murah Polres Kuningan Diserbu Warga Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Menyambut bulan Ramadan dan mendekati Hari Raya Idulfitri 1447 H, Polres Kuningan bersama Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar Gerakan Pangan Murah di Desa Susukan, Kecamatan Cipicung, Selasa (3/3/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk intervensi pasar guna menjaga kestabilan harga bahan pokok yang kerap mengalami kenaikan signifikan menjelang Lebaran.

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat dari panjangnya antrean pembeli yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar.

Panitia menyediakan total 6,5 ton bahan pangan yang terdiri dari sembilan komoditas utama. Tingginya minat warga membuat persediaan diperkirakan habis dalam waktu kurang dari dua jam.

Salah satu warga, Wiwin (30), mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.

“Alhamdulillah harganya jauh lebih murah dari pasar. Saya beli beras, minyak dan telur untuk kebutuhan di rumah,” ujarnya.

Satlantas Polres Kuningan Tebar Takjil Gratis di Jalan Siliwangi, Ratusan Paket Ludes dalam Hitungan Menit

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, mengatakan kegiatan kolaboratif ini bertujuan untuk memastikan masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga wajar.

Menurutnya, momentum Ramadan dan Idulfitri kerap memicu kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan. Karena itu, pemerintah daerah hadir untuk menekan gejolak harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

“Ini bagian dari ikhtiar kita agar harga tetap terkendali dan masyarakat tidak terlalu terbebani,” ujarnya.

Kapolres Kuningan, Muhamad Ali Akbar, menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program serentak di wilayah Polda Jawa Barat.

Ia menegaskan, selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi praktik penimbunan barang dan spekulasi harga.

“Kami ingin memastikan distribusi berjalan baik dan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi dengan menimbun barang,” tegasnya.

Kapolres juga mengapresiasi semangat para ibu rumah tangga yang rela mengantre demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga kompetitif, di antaranya:

  • Beras: Rp12.000/kg
  • Minyak goreng: Rp15.500/liter
  • Daging sapi: Rp120.000/kg
  • Daging ayam: Rp36.000/ekor
  • Telur ayam: Rp29.000/kg
  • Cabai: Rp28.000/kg
  • Bawang merah/putih: Rp38.000/kg
  • Gula pasir: Rp15.500/kg
  • Tepung terigu: Rp8.000/kg

Selisih harga yang cukup signifikan dibanding harga pasar membuat program ini dinilai efektif meringankan beban pengeluaran rumah tangga.

Pemkab dan Polres Kuningan berencana memperluas kegiatan serupa ke wilayah desa lainnya agar manfaatnya bisa dirasakan lebih merata.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, pemerintah daerah berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *