Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahanPolitik

UMKM Kuningan Didorong Naik Kelas, Literasi Keuangan Jadi Kunci Akses Pembiayaan

69
×

UMKM Kuningan Didorong Naik Kelas, Literasi Keuangan Jadi Kunci Akses Pembiayaan

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas terus digencarkan. Salah satunya melalui peningkatan literasi keuangan yang dinilai menjadi fondasi utama dalam pengembangan usaha.

Forum Diskusi Waroeng Rakyat menggelar seminar bertajuk “Cerdas Finansial, UMKM Naik Kelas: Literasi Keuangan & Akses Pembiayaan” pada Sabtu (4/4/2026) di Aula Universitas Islam Al-Ihya Kuningan. Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Seminar tersebut diikuti oleh mahasiswa serta puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Kuningan. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan pemerintah, perbankan, hingga praktisi usaha.

Perwakilan Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagperin) Kuningan, Agah Purnama, S.Si., yang hadir sebagai staf ahli bidang UMKM dan industri, turut memberikan pandangan terkait pentingnya penguatan kapasitas pelaku usaha.

Selain itu, hadir pula Konsultan PLUT Kuningan, perwakilan Bank Kuningan yakni Heri Nur dari bidang Dana Jasa dan Promosi serta Agus Tri selaku Kasubag Dana, praktisi penjamin pembiayaan Rio Kencono, S.E., M.Ak., serta pelaku usaha sukses Dr. Risna Nurlia, S.ST., S.KM., M.K.M., owner Nurlia Baby Food dan Nurlia Mommy Care Baby Spa.

Ketua pelaksana kegiatan, Zio Rahaden, menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam mengelola keuangan secara efektif dan berkelanjutan.

Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga menghambat pertumbuhan bisnis mereka.

“Pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dalam berwirausaha. Tidak hanya fokus pada pemasaran, pelaku UMKM juga harus memiliki tata kelola keuangan yang baik agar usahanya bisa berkembang,” ujarnya.

Zio juga menambahkan bahwa literasi keuangan menjadi pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap para peserta dapat memperoleh solusi atas berbagai kendala yang dihadapi, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan dan permodalan usaha.

“Kami ingin menjawab keresahan pelaku UMKM terkait bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik serta mendapatkan akses pembiayaan untuk mengembangkan usahanya,” katanya.

Seminar ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong UMKM di Kuningan agar lebih siap bersaing dan mampu naik kelas di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *