Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiNasionalPemerintahanPolitikUncategorized

Ramadan Penuh Cahaya, PLN dan Rokhmat Ardiyan Salurkan Listrik Gratis di Cisantana

72
×

Ramadan Penuh Cahaya, PLN dan Rokhmat Ardiyan Salurkan Listrik Gratis di Cisantana

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Pemerataan akses listrik kembali ditegaskan sebagai prioritas pelayanan publik. Rokhmat Ardiyan bersama PLN menyalurkan bantuan pemasangan listrik gratis bagi warga dan fasilitas umum di Dusun Palutungan RT 04 RW 10, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Selasa (24/2/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari skema Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan program sosial Light Up The Dream (LUTD) yang dijalankan melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak tiga kepala keluarga kurang mampu menerima sambungan listrik baru secara gratis. Selain itu, tiga fasilitas umum turut mendapatkan pemasangan listrik, yakni dua Posyandu dan satu PAUD Anggrek.

General Manager PLN UID Jawa Barat Sugeng Widodo bersama Rokhmat Ardiyan secara simbolis menyalakan lampu sebagai tanda dimulainya pemanfaatan listrik bagi penerima manfaat.

Rokhmat yang juga menjabat Kapoksi Komisi XII DPR RI menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan penerangan, tetapi menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Listrik adalah bagian dari kehadiran negara. Dengan daya 900 watt yang terpasang hari ini, masyarakat bisa meningkatkan aktivitas pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi keluarga,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa program listrik gratis terus digencarkan di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat, meliputi Tasikmalaya, Cirebon, Ciamis, Banjar, Pangandaran hingga Kuningan. Khusus di Kabupaten Kuningan, tercatat sekitar 3.000 sambungan listrik gratis telah terealisasi melalui berbagai program bantuan.

Menurutnya, momentum Ramadan menjadi periode krusial untuk memastikan keandalan listrik, mengingat meningkatnya aktivitas ibadah seperti tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan sahur dan berbuka puasa.

Sugeng Widodo menambahkan bahwa BPBL dan Light Up The Dream merupakan komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Program ini bukan sekadar pemasangan listrik gratis, tetapi bentuk nyata negara hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Selain pemasangan listrik, kegiatan sosial juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa serta pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu.

Perwakilan PAUD Anggrek, Sri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan dan berharap program serupa dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di masa mendatang.

Kegiatan ditutup dengan koordinasi lintas lembaga guna memastikan pasokan listrik selama Ramadan tetap aman dan stabil. Sinergi antara DPR RI, PLN, pemerintah desa, dan unsur terkait dinilai menjadi kunci dalam menjaga pelayanan energi tetap optimal.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *