KUNINGANid – Ketua DPRD dari Fraksi PKS, Dwi Basyuni, mengingatkan pentingnya tidak terjebak dalam tren media sosial dalam menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut disampaikan usai kegiatan halalbihalal di DPD PKS Kuningan, Minggu (5/4/2026), yang dihadiri oleh Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani.
Menurut Dwi, fenomena media sosial saat ini kerap memengaruhi cara pandang publik, bahkan dalam menilai keberhasilan suatu program. Padahal, tidak semua hal yang viral memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
“Kadang hal-hal yang substantif, yang manfaatnya besar untuk masyarakat, justru tidak selalu menjadi tren di media sosial,” ujarnya kepada awak media.
Baca juga: Tiga Calon Ketua DPC PKB Kuningan Muncul di Muscab, DPP Tentukan Lewat UKK
Dwi menegaskan, program yang dijalankan pemerintah maupun partai politik seharusnya berorientasi pada manfaat jangka panjang, bukan sekadar mengejar popularitas.
Ia juga mengingatkan agar para pemimpin tidak berkecil hati jika program yang dijalankan tidak mendapat perhatian besar di media sosial.
“Kalau sesuatu itu baik, bermanfaat, dan sesuai dengan visi misi, jangan kecewa hanya karena tidak viral,” tegasnya.
Baca juga: Tak Cukup 8 Kursi! Ujang Kosasih Siapkan Strategi Baru PKB Kuningan
Selain itu, Dwi menekankan pentingnya kolaborasi antara partai politik, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Kuningan.
Ia menyebut, sinergi yang baik harus terus dijaga, tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga dalam program pembangunan sehari-hari.
“Kita harus tetap fokus pada tujuan besar, yaitu kemajuan Kuningan. Itu tidak bisa dicapai tanpa kerja sama semua pihak,” katanya.

Meski fokus pada substansi program, PKS Kuningan juga terus memperkuat soliditas kader sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik ke depan.
Namun, Dwi menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya diukur dari popularitas, melainkan dari konsistensi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Yang utama adalah kebermanfaatan. Bukan sekadar terlihat ramai di media sosial,” pungkasnya.(ale)














