KUNINGANid – Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, menegaskan kesiapan partainya menghadapi kontestasi politik mendatang dengan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Hal tersebut disampaikan usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Kuningan di grand cordela, Minggu (5/4/2026).
Menurut Ujang, sebagai kader partai, dirinya siap menjalankan apapun keputusan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP), termasuk jika kembali dipercaya memimpin DPC PKB Kuningan.
“Sebagai kader partai, kita harus siap dengan segala keputusan DPP. Itu bagian dari militansi,” ujarnya kepada wartawan.
Baca juga: Tiga Calon Ketua DPC PKB Kuningan Muncul di Muscab, DPP Tentukan Lewat UKK
Ujang menjelaskan, saat ini kepengurusan DPC PKB Kuningan belum demisioner dan masih memiliki sejumlah agenda penting yang harus dituntaskan, salah satunya restrukturisasi organisasi.
Ia menyebut, restrukturisasi telah dilakukan hingga tingkat DPAC dengan total ratusan pengurus yang telah dibentuk.
“Kita sudah menyelesaikan restrukturisasi di tingkat DPAC, sekitar 536 pengurus, dan 60 persen di antaranya adalah generasi muda,” jelasnya.
Langkah selanjutnya, kata dia, adalah melakukan pembentukan struktur hingga tingkat ranting, bahkan anak ranting, sebagai upaya memperkuat mesin politik partai.
“Struktur sampai ke tingkat bawah itu menjadi kunci untuk memenangkan kontestasi politik di daerah,” tegasnya.
Baca juga: 683 Jamaah Haji Kuningan Siap Berangkat, Bupati Dian Tekankan Keselamatan Saat Manasik
Selain penguatan struktur, Ujang juga menyoroti tantangan dalam mengkonversi suara menjadi kursi legislatif.
Ia mengakui, pada pemilu sebelumnya PKB Kuningan berhasil meraih suara signifikan, namun belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan jumlah kursi.
“Secara hitungan, dengan sekitar 91 ribu suara seharusnya bisa 9 kursi, tapi realisasinya masih 8 kursi. Ini yang harus kita evaluasi ke depan,” ungkapnya.
Menurutnya, strategi ke depan akan difokuskan pada penguatan basis di setiap daerah pemilihan (dapil), guna mendongkrak perolehan kursi.
Terkait peluang maju di Pilkada, Ujang menegaskan bahwa PKB tetap memprioritaskan kader internal.
“Selama PKB memiliki kader yang layak dan siap, tentu akan diprioritaskan untuk maju, baik di legislatif maupun eksekutif,” katanya.
Ia juga membuka peluang bagi dirinya maupun kader lain jika memenuhi kriteria yang ditetapkan partai.
Baca juga: UMKM Kuningan Didorong Naik Kelas, Literasi Keuangan Jadi Kunci Akses Pembiayaan
Dalam Muscab kali ini, PKB Kuningan juga mencatat peningkatan partisipasi generasi muda dari berbagai latar belakang.
Ujang menyebut, kader muda yang bergabung tidak hanya berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama, tetapi juga dari organisasi lain hingga lintas agama.
“Ada dari kalangan muda NU, Muhammadiyah, GMNI, bahkan dari non-muslim juga ada yang bergabung. Ini menunjukkan PKB semakin terbuka,” ujarnya.
Ia berharap, ke depan para kader muda tersebut dapat menjadi motor penggerak partai dalam memenangkan Pemilu 2029.
“Kita optimistis dengan penguatan struktur dan kaderisasi, PKB Kuningan bisa meraih hasil lebih baik di pemilu mendatang,” pungkasnya.(ale)














