Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Perkuat Strategi Digital, Admin Medsos SKPD Didorong Lebih Responsif dan Profesional

18
×

Perkuat Strategi Digital, Admin Medsos SKPD Didorong Lebih Responsif dan Profesional

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Pemerintah Kabupaten Kuningan semakin serius membangun komunikasi publik berbasis digital. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemda mendorong peran strategis admin media sosial (medsos) di setiap SKPD dan kecamatan agar lebih aktif, responsif, dan profesional dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Penguatan ini dibahas dalam forum koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Sang Adipati, Rabu (22/4/2026), dengan menghadirkan para pengelola media sosial dari berbagai perangkat daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, menegaskan bahwa media sosial kini bukan lagi sekadar alat publikasi, melainkan menjadi garda terdepan komunikasi pemerintah di era digital.

“Admin medsos itu bukan hanya mengunggah konten. Mereka adalah wajah pemerintah di ruang digital, yang menentukan bagaimana publik menilai kinerja dan pelayanan kita,” tegasnya.

Baca juga: Ferrari Rp4,2 M di Kuningan Diselidiki, Kapolres: Semua Penerima Uang Akan Diperiksa

Menurutnya, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi tuntutan utama di tengah derasnya arus informasi. Oleh karena itu, pengelola media sosial dituntut mampu menyajikan konten yang informatif, akurat, sekaligus mudah dipahami masyarakat.

Ia juga menyoroti pentingnya standar dalam produksi konten, mulai dari kualitas visual, narasi, hingga etika komunikasi digital. Selain itu, koordinasi antar perangkat daerah dinilai krusial agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kesalahan informasi.

“Setiap informasi bisa saling berkaitan. Kalau tidak terkoordinasi, bisa menimbulkan bias bahkan kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Ibu Buang Bayi di Kuningan, Polisi Ungkap Motif

Lebih jauh, Sekda menekankan bahwa media sosial harus dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dua arah. Pemerintah, kata dia, tidak cukup hanya menyampaikan informasi, tetapi juga harus hadir dalam merespons aspirasi, kritik, maupun kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.

Selain penguatan media sosial, optimalisasi website resmi SKPD juga menjadi perhatian. Website dinilai tetap penting sebagai kanal resmi penyampaian informasi dan rilis berita yang memiliki legitimasi lebih kuat.

“Media sosial dan website itu saling melengkapi. Keduanya merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik yang harus kita kelola dengan baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, apresiasi diberikan kepada sejumlah pengelola media sosial yang dinilai aktif dan komunikatif. Kecamatan Ciwaru menjadi salah satu contoh yang dianggap berhasil menghadirkan komunikasi digital yang konsisten dan responsif terhadap masyarakat.

Baca juga: KSPSI AGN Kuningan Gandeng Polres, Siaga Jelang May Day

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Ucu Suryana, menegaskan bahwa penguatan kapasitas admin medsos merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan informasi publik.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kanal informasi pemerintah dikelola secara profesional, sehingga komunikasi yang terbangun lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, seluruh pengelola media sosial di lingkungan Pemkab Kuningan mampu beradaptasi dengan perkembangan digital sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *