KUNINGANid – Dian Rachmat Yanuar memastikan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah perkotaan hingga perbatasan desa segera direalisasikan. Kepastian itu disampaikan usai dirinya meninjau langsung kondisi Jalan Sudirman, tepatnya di ruas dari kawasan rumah sakit menuju Balai Desa Winduhaji, Kabupaten Kuningan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati menerima laporan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) terkait rencana rehabilitasi jalan yang menghubungkan Winduhaji hingga Jalan Lebakwangi.
Lapas Kuningan Gandeng MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan kepada 150 Warga Binaan
Ruas Winduhaji–Lebakwangi sepanjang kurang lebih 15 kilometer akan diperbaiki menggunakan konstruksi hotmix. Proyek ini digelontorkan melalui dukungan anggaran sekitar Rp22 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurut Bupati, proses lelang saat ini sedang berjalan di tingkat provinsi. Ia berharap tahapan administrasi dapat rampung dalam waktu dekat agar pengerjaan fisik bisa dimulai sebelum Hari Raya Idulfitri.
“Sekarang sedang diproses lelangnya. Mudah-mudahan berjalan lancar supaya sebelum Lebaran sudah mulai dikerjakan,” ujarnya.
Perbaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses vital yang menghubungkan kawasan perkotaan dengan wilayah selatan Kuningan.
Perjalanan Hidup Ayatollah Ali Khamenei, Ulama Revolusioner yang Memimpin Iran 36 Tahun
Tak hanya fokus pada ruas Winduhaji–Lebakwangi, Pemerintah Kabupaten Kuningan juga menggulirkan program percepatan perbaikan jalan menjelang musim mudik Lebaran.
Bersama jajaran PUTR, Bupati menargetkan sekitar 120 ruas jalan akan ditangani sebelum Idulfitri. Langkah ini difokuskan pada jalur-jalur prioritas yang kerap dilalui pemudik serta akses penghubung antar kecamatan.
Percepatan ini dilakukan guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan mengurangi potensi kecelakaan akibat jalan rusak saat volume lalu lintas meningkat.
10 Hari Ramadan, Polres Kuningan Sita 17 Kendaraan dan 2 Sajam dari Dugaan Tawuran Remaja
Bupati mengakui, tantangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kuningan masih cukup besar. Total panjang jalan kabupaten yang mencapai sekitar 800 kilometer membuat perbaikan harus dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.
Ia tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat di wilayah pelosok yang masih menantikan sentuhan pembangunan. Namun, pemerintah daerah berkomitmen melakukan perbaikan secara gradual dan berkesinambungan.
“Kami memahami masih banyak jalan yang perlu perhatian. Semua akan diperbaiki secara bertahap,” tegasnya.
Santri Sanlat DKM Al-Ashri Kuningan Bagikan 300 Takjil di Taman Cirendang
Dengan dukungan anggaran dari provinsi serta optimalisasi APBD kabupaten, Pemkab Kuningan optimistis kondisi jalan akan semakin merata dalam beberapa tahun ke depan.
Pemerintah daerah menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Jika proses lelang berjalan sesuai rencana, masyarakat diperkirakan sudah bisa merasakan peningkatan kualitas jalan Winduhaji–Lebakwangi dalam waktu dekat.(ale)














