Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaUncategorized

Waroeng Rakyat Cari “Pahlawan Lokal”, Ilham Ramdhani: Banyak yang Belum Terangkat

83
×

Waroeng Rakyat Cari “Pahlawan Lokal”, Ilham Ramdhani: Banyak yang Belum Terangkat

Sebarkan artikel ini

KUNINGANid – Komunitas Waroeng Rakyat Kuningan berinisiatif menghadirkan program penghargaan bagi “pahlawan lokal” sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang dinilai memiliki kontribusi besar di lingkungannya.

Program Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 ini tidak hanya bertujuan memberikan penghargaan, tetapi juga mengangkat kisah-kisah inspiratif yang selama ini jarang tersorot.

Dewan Penasihat Waroeng Rakyat, Ilham Ramdhani, menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari proses diskusi panjang yang dilakukan selama kurang lebih satu tahun terakhir.

“Kami melihat banyak cerita baik di sekitar kita yang belum terangkat. Padahal, itu bisa menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang untuk mengangkat sosok-sosok inspiratif dari lingkungan sekitar,” ujar Ilham kepada awak media di kopi hawu, Minggu (19/4/2026)

Baca juga: Akademisi Uniku Sebut Kritik SE Bupati Kuningan Berlebihan, Tegaskan Tak Matikan UMKM

Ilham menyebutkan, program ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tenaga pendidik non-ASN, anak muda inspiratif, hingga ibu rumah tangga yang memiliki peran besar dalam keluarga maupun lingkungan sosial.

Menurutnya, sosok-sosok tersebut kerap luput dari perhatian, padahal memiliki kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Dalam kondisi sekarang, kita butuh sosok-sosok inspiratif yang nyata di sekitar kita. Bisa jadi mereka belum tersentuh perhatian, tapi justru memiliki dampak besar bagi lingkungan,” katanya.

Baca juga: Ironi Kuningan: Daerah Penghasil Sayur, Warganya Justru Beli Mahal ke Luar Kota

Lebih lanjut, Ilham menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada seremoni penghargaan semata. Waroeng Rakyat juga berkomitmen memberikan dukungan lanjutan kepada para penerima.

“Yang kami lakukan bukan hanya mengangkat ke permukaan, tapi juga akan kami tindak lanjuti. Misalnya, jika ada pelaku usaha kecil yang inspiratif, kami akan coba bantu akses ke pihak terkait agar bisa berkembang lebih baik,” jelasnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi para penerima penghargaan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas mereka.

Baca juga: Surat Edaran Bupati Kuningan Diperdebatkan, Disebut Selamatkan UMKM Bukan Mematikan

Program ini juga membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat untuk mengusulkan kandidat yang dinilai layak menjadi “local heroes”.

Waroeng Rakyat Kuningan mendorong kolaborasi berbagai pihak agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui inisiatif ini, diharapkan tumbuh semangat kolektif masyarakat untuk saling mengapresiasi sekaligus memperkuat kepedulian sosial.

“Harapannya, program ini bisa menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan inspirasi dari lingkungan terdekat,” jelas Ilham.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, M Dzikri Caesar Ryansyah, menegaskan bahwa program ini dirancang bukan hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai gerakan sosial yang melibatkan masyarakat luas.

“Banyak sosok hebat di sekitar kita yang mungkin tidak dikenal luas, tetapi punya dampak besar. Kami ingin mengajak masyarakat untuk ikut menemukan dan mengusulkan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, baik melalui pendaftaran mandiri maupun usulan dari lingkungan sekitar.

“Program ini milik bersama. Semakin banyak yang terlibat, semakin banyak pula cerita inspiratif yang bisa kita angkat ke permukaan,” tambah Dzikri.

Dalam pelaksanaannya, program Pangajen Rakyat Pinunjul 2026 menghadirkan lima kategori utama, yaitu: Guru Pinunjul, Petani Pinunjul, Pedagang Kecil Pinunjul, Buruh Pinunjul, Marbot Pinunjul.

Kategori ini dipilih karena dinilai mewakili kelompok masyarakat yang memiliki kontribusi besar dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Baca juga: KAHMI Ingatkan SPPG Kuningan: UMKM Lokal Harus Jadi Prioritas Utama

Program ini tidak hanya berfokus pada penghargaan, tetapi juga membawa misi sosial untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang makna prestasi.

Menurut panitia, prestasi tidak selalu identik dengan jabatan atau popularitas, melainkan bisa lahir dari ketekunan, keikhlasan, dan kontribusi nyata di lingkungan sekitar.

Selain penghargaan simbolis, para penerima juga akan mendapatkan apresiasi dalam bentuk hadiah sebagai bentuk dukungan nyata.

Baca juga: Mitra SPPG Kritik SE Bupati Kuningan, Khawatirkan Dampak ke Supplier Lokal

Melalui program ini, Waroeng Rakyat berharap dapat memunculkan lebih banyak cerita inspiratif dari masyarakat akar rumput sekaligus mendorong budaya saling menghargai.

“Harapannya, ini bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi menjadi gerakan sosial yang terus berlanjut dan menginspirasi banyak orang,” tutup Dzikri.(ale)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *