Kuninganid – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kuningan melontarkan peringatan keras terkait implementasi kebijakan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Melalui Majelis Daerah (MD), KAHMI menegaskan bahwa pelaku UMKM lokal harus menjadi aktor utama dalam rantai pasok, bukan sekadar pelengkap kebijakan.
Koordinator Presidium KAHMI Kuningan, Heri Purnama, menyebut substansi Surat Edaran Bupati sudah jelas mengarah pada penguatan ekonomi lokal. Namun, implementasi di lapangan dinilai belum sepenuhnya berpihak.
“Ini bukan sekadar imbauan administratif. Ini langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM lokal harus jadi garda terdepan,” tegasnya, Minggu (19/4/2026).
Baca juga: Mitra SPPG Kritik SE Bupati Kuningan, Khawatirkan Dampak ke Supplier Lokal
KAHMI menyoroti adanya ketimpangan distribusi bahan pangan untuk SPPG. Di beberapa titik, pola penyaluran dinilai belum merata dan berpotensi memunculkan dominasi pihak tertentu.
Kondisi ini dinilai berlawanan dengan semangat pemberdayaan ekonomi daerah yang menjadi tujuan utama kebijakan tersebut.
Presidium KAHMI Kuningan sekaligus Camat Maleber, Diding Wahyudin, menegaskan bahwa dapur SPPG harus menjadi penggerak ekonomi desa.
“Setiap wilayah punya potensi UMKM. Dapur SPPG harus menyerap produk lokal terlebih dahulu agar dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: H Udin Minta Surat Edaran Bupati Kuningan Ditinjau Ulang, Dinilai Berpotensi Matikan Usaha Kecil
KAHMI menegaskan bahwa Perumda Aneka Usaha (Perumda AU) dapat dilibatkan dalam kondisi tertentu, namun posisinya bukan sebagai pemain utama.
“Perumda AU bisa jadi mitra strategis, tapi sifatnya pelengkap. Jangan sampai menggantikan peran UMKM lokal,” kata Diding.
KAHMI Kuningan berharap seluruh pihak, mulai dari pengelola SPPG hingga pelaku usaha, menjalankan kebijakan secara konsisten, transparan, dan berkeadilan.
Dengan demikian, tujuan besar memperkuat ekonomi lokal, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara optimal.(ale)














