KUNINGANid – Perjalanan satu keluarga di Kabupaten Kuningan berakhir tragis. Sebuah Toyota Fortuner hitam bernomor polisi B-1937-CLP terjun ke jurang sedalam sekitar empat meter di Jalan Raya Lingkar Timur, Desa Garatengah, Kecamatan Japara, Senin malam (13/4/2026), setelah diduga kehilangan kendali saat menyalip kendaraan di jalur menurun.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang perempuan berinisial Hl (46), warga Kelurahan Awirarangan, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami benturan serius di bagian kepala.
Tiga korban lainnya selamat namun mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Linggajati Kuningan.
Baca juga: IPAL Mie Gacoan Kuningan Bermasalah? Hasil Sidak Temukan Indikasi Limbah Asam
Berdasarkan keterangan Satlantas Polres Kuningan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah Kuningan menuju Cirebon. Ketika melintas di jalan menurun yang sedikit menikung ke kiri, pengemudi diduga mencoba mendahului kendaraan lain.
Namun, kendaraan justru keluar dari badan jalan, melewati bahu kiri, lalu terperosok ke area semak di bawah permukaan jalan.
“Lokasi kejadian berada di jalur turunan dengan tikungan ringan. Dugaan awal, pengemudi kehilangan kendali saat mendahului,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini.
Pengemudi berinisial Hn (48) mengalami luka lecet dan robek. Penumpang RZ (17) mengalami patah tangan serta luka lecet, sementara RZh (6) mengalami luka ringan disertai cedera kepala.
Seluruh korban luka kini mendapat penanganan medis intensif. Dari hasil olah TKP, polisi memastikan kondisi jalan saat kejadian dalam keadaan baik, permukaan aspal kering, dan cuaca cerah. Tidak ditemukan indikasi kerusakan jalan sebagai penyebab kecelakaan.
Penyelidikan sementara mengarah pada faktor human error atau kelalaian saat mengambil manuver mendahului di jalur berisiko.
Baca juga: Perbup Tunjangan DPRD Kuningan Diam-Diam Diproses, Uha Juhana Tuding Bupati Khianati Rakyat
Jalan Lingkar Timur Japara dikenal memiliki kontur menurun dengan sejumlah tikungan yang menuntut kewaspadaan tinggi. Polisi mengingatkan pengendara agar tidak gegabah menyalip, terutama pada malam hari.
“Kami mengimbau pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan manuver di jalur rawan,” tegas Sri Martini.(ale)














