KUNINGANid — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Indonesia. Finza Athariz, siswi kelas 4 SDIT Al-Multazam, berhasil meraih medali perak (Silver Medal) dalam ajang Olimpiade Matematika Internasional yang digelar di Sydney, Australia, pada Kamis (16/4/2026)
Capaian ini menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Multazam HK sekaligus mempertegas kualitas pendidikan yang terus berkembang di lembaga tersebut.
Keberhasilan Finza tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan sinergi antara siswa, guru, dan keluarga dalam membangun budaya prestasi sejak dini.
Baca juga: Kopi Kuningan Go Internasional: Siap Tampil di World of Coffee 2026 Bangkok
Kepala Sekolah SDIT Al-Multazam, Tita Yulianti, S.T.P, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Finza harus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk berani melangkah lebih jauh hingga tingkat internasional.
“Ini bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi siswa lain agar lebih semangat belajar dan percaya diri mengikuti kompetisi global,” ujarnya.
Ketua Umum YPI Al-Multazam HK, H. Uud Pandu Suandhana, S.Si, menuturkan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata perjalanan panjang lembaga pendidikan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa sekitar 24 tahun lalu, kawasan Al-Multazam masih berupa hutan belantara. Kini, lembaga tersebut telah menjelma menjadi salah satu pusat pendidikan Islam berprestasi di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai keimanan.
“Tiga pilar utama yang harus dijaga adalah kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab. Prestasi tidak lahir dari kebetulan, tetapi dari doa orang tua, dedikasi guru, dan semangat juang siswa,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa adab tetap menjadi fondasi utama dalam pendidikan.
“Sehebat apa pun ilmu tanpa adab, maka akan kehilangan makna,” tambahnya.
Baca juga: Ironi Kuningan: Daerah Penghasil Sayur, Warganya Justru Beli Mahal ke Luar Kota
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Carlan, menerima rombongan SDIT Al-Multazam di Pendopo Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan rasa bangga atas capaian Finza yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat internasional.
“Prestasi ini adalah kebanggaan bagi Kabupaten Kuningan. Kami berharap capaian ini menjadi pemicu semangat bagi generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di level global,” ujar Dian.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan talenta muda di berbagai bidang.
Baca juga: Surat Edaran Bupati Kuningan Diperdebatkan, Disebut Selamatkan UMKM Bukan Mematikan
Ibunda Finza, dr. Citra, mengaku haru atas pencapaian putrinya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata hasil usaha keluarga, melainkan juga kontribusi besar dari pihak sekolah.
Menurutnya, sekolah telah memberikan ruang, bimbingan, serta kesempatan luas bagi siswa untuk mengikuti berbagai kompetisi.
“Kami bahkan tidak pernah membayangkan bisa berangkat ke Australia. Awalnya hanya ingin menambah pengalaman, tetapi Alhamdulillah mendapatkan hasil yang luar biasa,” ungkapnya.
Baca juga: Surat Edaran Bupati Kuningan Diperdebatkan, Disebut Selamatkan UMKM Bukan Mematikan
Prestasi Finza Athariz diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, berani bersaing, dan menembus panggung internasional.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa siswa sekolah dasar pun mampu bersaing di tingkat global dengan dukungan lingkungan pendidikan yang tepat.(ale)














