KUNINGANid – Jajaran Senkom Mitra Polri Kabupaten Kuningan bersilaturahmi dengan Dian Rachmat Yanuar pada Selasa (3/3/2026) di ruang kerja Bupati, Pendopo Kabupaten Kuningan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si. Silaturahmi ini menjadi momentum bagi Senkom untuk menyampaikan kiprah serta rencana program kerja organisasi ke depan.
Ketua Senkom Kabupaten Kuningan, Dedi Suhandi, menjelaskan bahwa saat ini Senkom aktif dalam tiga klaster utama kemitraan.
“Pertama Harkamtibmas bersama Polri, kedua Bela Negara bersama TNI, dan ketiga kebencanaan yang berkolaborasi dengan BNPB di pusat serta BPBD di daerah,” ujarnya.
Menurut Dedi, dalam setiap momentum nasional seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru, Senkom selalu dilibatkan dalam kegiatan pengamanan guna mendukung stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, Senkom juga aktif dalam kegiatan sosial, kebersihan lingkungan, serta menjalin kerja sama dengan BNN Kabupaten Kuningan dalam sosialisasi pencegahan narkoba, khususnya bagi generasi muda.
DPRD Ultimatum Tirta Kamuning: Tuntaskan SP3 atau Hadapi Konsekuensi
Dalam kesempatan tersebut, Senkom memperkenalkan aplikasi Senkom Digital Communication (SDC), sistem komunikasi berbasis ponsel yang memungkinkan pelaporan secara real-time.
“Aplikasi ini sudah diresmikan Mabes Polri dan dapat digunakan untuk pelaporan keamanan, jalur mudik, hingga kebencanaan,” jelas Dedi.
Melalui sistem tersebut, laporan dari anggota di lapangan dapat terintegrasi dan dipantau secara cepat guna mendukung pengambilan keputusan oleh pihak terkait.
Lapas Kuningan Gandeng MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan kepada 150 Warga Binaan
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Dian Rachmat Yanuar mengapresiasi peran Senkom yang dinilainya semakin strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Saya melihat kiprah Senkom sangat positif. Senkom bukan sekadar hobi alat komunikasi, tapi sudah menjadi aset kebijakan daerah, terutama dalam deteksi dini kebencanaan, infrastruktur, maupun potensi konflik sosial dan kriminalitas,” kata Bupati.
Ia menambahkan, keterbatasan personel aparat di lapangan menjadikan peran mitra seperti Senkom sangat penting, terutama dengan struktur organisasi yang menjangkau hingga tingkat desa.
“Dengan struktur Senkom sampai tingkat desa, informasi indikasi konflik sosial atau gangguan keamanan bisa dilaporkan lebih cepat sebelum membesar. Ini sangat membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
10 Hari Ramadan, Polres Kuningan Sita 17 Kendaraan dan 2 Sajam dari Dugaan Tawuran Remaja
Dalam dialog tersebut, pihak Senkom juga menyampaikan sejumlah kebutuhan pendukung organisasi guna menunjang efektivitas koordinasi dan komunikasi di lapangan.
Pertemuan diakhiri dengan demonstrasi aplikasi SDC oleh anggota Senkom. Melalui simulasi tersebut, ditunjukkan bagaimana sistem pelaporan digital dapat bekerja secara cepat dan terintegrasi untuk mendukung pemantauan keamanan dan kebencanaan di Kabupaten Kuningan.
Dengan sinergi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah dan mitra strategis seperti Senkom, diharapkan sistem deteksi dini serta respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan bencana dapat semakin optimal.(ale)














